TP PKK Tubaba Kampanyekan Lingkungan Aman bagi Anak

  • 09 Jun 2026 06:30 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Tulang Bawang Barat - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Novianti Novriwan, membuka sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak (KTA), anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), serta pencegahan perkawinan usia anak di Pondok Modern Al Furqon, Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin, 8 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Novianti mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya bersama dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak. Ia juga menyambut para narasumber, yakni Ustad Ichwani Wahidin dari Darud Da'wah Wal Irsyad (DDI) dan Winingsih dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

Menurutnya, sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, perlindungan anak memerlukan dukungan dari seluruh pihak, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

"Saya ingin berpesan kepada anak-anak untuk senantiasa menerapkan lima pilar pendidikan karakter, yaitu cinta kepada Tuhan dan segenap ciptaan-Nya, disiplin, sopan santun, kerja sama, serta cinta tanah air dan peduli lingkungan," ujar Novianti.

Dalam kegiatan tersebut, Novianti juga berinteraksi dengan siswa TK Al Furqon melalui sesi tanya jawab untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter sejak usia dini.

Ia menjelaskan, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti rajin beribadah, disiplin belajar, mematuhi tata tertib sekolah, serta bersikap sopan kepada orang tua, guru, dan teman.

Selain itu, anak-anak juga diajak untuk saling membantu, menghargai perbedaan, dan menjauhi perilaku perundungan (bullying). Sementara itu, cinta tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan dengan menjaga kebersihan sekolah dan mencintai daerah serta bangsa.

Novianti mengajak orang tua, guru, dan masyarakat untuk terus meningkatkan pendampingan dan komunikasi dengan anak. "Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sehingga mereka berani menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi dan mendapatkan pendampingan yang tepat," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat, sekaligus mendorong upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum, dan pencegahan perkawinan usia anak di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....