Wagub Lampung Sambut Peserta PKN II Sumsel

  • 08 Jun 2026 19:45 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan global dan memperkuat ketahanan daerah saat menerima kunjungan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin 8 Juni 2026.

Kegiatan bertajuk “Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Daya Saing Global sebagai Upaya Menciptakan Ketahanan Daerah” tersebut diikuti 32 peserta dari berbagai instansi dan pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Selatan, serta peserta dari Provinsi Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang melaksanakan Visitasi Kepemimpinan Nasional di Provinsi Lampung. Menurutnya, hubungan antara Lampung dan Sumatera Selatan selama ini telah terjalin erat melalui berbagai program strategis dan kerja sama antardaerah.

Jihan menilai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika perkembangan teknologi, perubahan regulasi, dan dinamika global berlangsung sangat cepat.

“Perkembangan teknologi, perubahan regulasi, serta berbagai dinamika lainnya menuntut para pemimpin untuk mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang terus terjadi,” ujar Jihan.

Ia mengatakan para pemimpin organisasi perangkat daerah dituntut memiliki kemampuan adaptif dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks, termasuk di tengah berbagai penyesuaian kebijakan dan anggaran yang sedang berlangsung.

Menurutnya, ketahanan daerah tidak lagi dapat dibangun dengan pendekatan konvensional. Pemimpin daerah harus mampu membaca peluang global sekaligus mengoptimalkan potensi lokal agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Daerah tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah arus perubahan, tetapi harus mampu menjadi pelaku dan penggerak pembangunan. Ketahanan daerah harus dibangun melalui kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu menghubungkan potensi lokal dengan peluang global,” katanya.

Jihan menjelaskan konsep tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya hilirisasi sebagai strategi pembangunan nasional. Menurutnya, hilirisasi tidak hanya diterapkan pada sektor industri dan pertanian, tetapi juga dapat dikembangkan dalam bidang ilmu pengetahuan, inovasi, dan sektor lainnya untuk memperkuat ekonomi daerah.

Dalam kegiatan visitasi tersebut, peserta akan mengunjungi dua lokus strategis, yakni sektor pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Pesawaran serta sektor perdagangan dan perindustrian di Kabupaten Lampung Selatan.

Di Kabupaten Pesawaran, peserta akan mempelajari penerapan kepemimpinan adaptif dalam mengintegrasikan potensi wisata bahari dan budaya sebagai penggerak ekonomi kreatif masyarakat. Sementara di Kabupaten Lampung Selatan, peserta akan mendalami strategi hilirisasi industri, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta tata niaga perdagangan internasional.

Jihan mengatakan sektor pariwisata Lampung terus berkembang dan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera telah meningkatkan aksesibilitas dan mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan, termasuk dari Sumatera Selatan.

“Kami berharap selain memperoleh pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan, Bapak dan Ibu juga dapat menikmati secara langsung keindahan destinasi wisata yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Jihan, membuka ruang seluas-luasnya bagi para peserta untuk melakukan kajian terhadap berbagai inovasi, pelayanan publik, serta praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di daerah. Ia juga berharap peserta dapat memberikan rekomendasi strategis dan masukan konstruktif bagi peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di Lampung.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan, M. Edwar Juliartha, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperoleh pengalaman dan praktik terbaik yang dapat menjadi referensi bagi peserta PKN Tingkat II.

“Kami datang untuk memperoleh pengalaman, pembelajaran, serta praktik-praktik terbaik yang dapat menjadi referensi bagi para peserta PKN Tingkat II,” kata Edwar.

Ia menjelaskan para peserta sebelumnya telah mengikuti berbagai tahapan pembelajaran, mulai dari self-learning, e-learning, hingga pembelajaran klasikal. Visitasi Kepemimpinan Nasional menjadi bagian penting dari proses tersebut untuk memperkaya wawasan dan pengalaman lapangan peserta.

Edwar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas sambutan dan dukungan yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan.

“Atas nama BPSDM Provinsi Sumatera Selatan, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menerima kami dengan sangat baik serta memberikan kesempatan untuk melaksanakan visitasi di provinsi ini,” ujarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....