Inflasi Lampung Mei 2026 Capai 0,82 Persen, Cabai Merah Pemicu Utama

  • 03 Jun 2026 16:36 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat inflasi bulanan pada Mei 2026 sebesar 0,82 persen. Kenaikan harga terutama dipengaruhi kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang menjadi penyumbang terbesar inflasi.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 1,56 persen dengan andil 0,53 persen terhadap inflasi umum. Selain itu, kelompok transportasi dan kelompok perumahan, air, listrik, serta bahan bakar rumah tangga juga turut menyumbang kenaikan harga.

Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, M Sabiel Adi Prakasa, menjelaskan tekanan inflasi pada Mei 2026 masih didominasi komoditas pangan. Beberapa komoditas hortikultura mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Inflasi bulanan Provinsi Lampung pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,82 persen. Komoditas yang paling besar memberikan andil terhadap inflasi adalah cabai merah, bawang merah, cabai rawit, tomat, dan minyak goreng," ujar Sabiel, Rabu 3 Juni 2026.

BPS mencatat cabai merah menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil 0,15 persen. Selanjutnya bawang merah memberikan andil 0,10 persen, sedangkan cabai rawit, tomat, dan minyak goreng masing-masing menyumbang 0,06 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas membantu menahan laju inflasi selama Mei 2026. Telur ayam ras menjadi penyumbang deflasi terbesar dengan andil minus 0,07 persen, diikuti shampo, bawang putih, kangkung, dan emas perhiasan.

Secara tahunan, Lampung mengalami inflasi sebesar 1,94 persen pada Mei 2026. Sabiel mengatakan perkembangan harga di Lampung masih didominasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang menjadi penyumbang utama inflasi sepanjang tahun berjalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....