Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Lampung Isi Kuliah Umum di UTB
- 03 Jun 2026 10:35 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung menggelar kuliah umum strategis bertajuk "Eksplorasi Potensi Lampung: Menguatkan Identitas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal", menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, sebagai narasumber utama untuk membedah peta jalan pembangunan daerah sekaligus memacu kontribusi nyata mahasiswa.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UTB Lampung, Rosidah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Dinas Parekraf Lampung. Ia juga mengungkapkan harapan besar agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar.
Dalam paparannya, Tony Ferdinansyah menekankan Provinsi Lampung memiliki posisi geostrategis yang sangat menguntungkan sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera. Kemudahan aksesibilitas mulai dari Tol Trans Sumatera, Dermaga Eksekutif Bakauheni, Bandara Radin Inten II, hingga konektivitas kereta api menjadi modal besar dalam menunjang konektivitas destinasi wisata unggulan.
Menurutnya, saat ini, pemerintah tengah berfokus pada pengembangan beberapa Kawasan Wisata Terpadu (KWT), seperti KWT Lampung Selatan yang terintegrasi dengan Bakauheni Harbour City (BHC), KWT Pesawaran yang berbasis wisata pulau dan ekowisata, serta KWT Tanggamus yang mengedepankan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism).
Meski memiliki potensi alam dan kekayaan budaya yang melimpah seperti kain tapis, kopi robusta, hingga destinasi internasional, sektor parekraf Lampung masih dihadapkan pada sejumlah tantangan nyata.
”Infrastruktur yang belum merata, promosi yang belum terintegrasi, isu kebersihan, serta keterbatasan kualitas SDM masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujar Ir. Tony, dalam rilis yang diterima RRI.CO.ID, Rabu 3 Juni 2026.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Parekraf menetapkan arah kebijakan yang berfokus pada penguatan daya saing, optimalisasi teknologi digital dalam pemasaran, serta fasilitasi hak kekayaan intelektual (HKI) bagi para pelaku ekonomi kreatif. Di hadapan mahasiswa UTB Lampung, Tony menyampaikan pesan bahwa mahasiswa adalah aset strategis dan agen perubahan dalam pembangunan daerah.
Mahasiswa diharapkan tidak sekadar menjadi penonton, melainkan mengambil peran aktif sebagai peneliti gagasan, promotor kreatif melalui media digital, pendamping UMKM di desa wisata, hingga menjadi wirausahawan muda yang mandiri.
”Kolaborasi adalah kunci sukses. Pemerintah memiliki regulasi, anggaran, dan jaringan struktural. Namun, mahasiswa memiliki energi, kreativitas tanpa batas, serta penguasaan teknologi digital yang adaptif,” kata Tony.
Sinergi yang kuat antara pendekatan struktural pemerintah dan ide-ide segar dari generasi muda intelektual ini diyakini mampu menciptakan promosi pariwisata Lampung yang berkelanjutan, relevan, serta berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri lokalnya. Kuliah umum ini diakhiri sesi diskusi interaktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....