Gereja Tak Hanya Bina Iman, GPIB Marturia Hadirkan Pelatihan Kemanusiaan
- 31 Mei 2026 21:02 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID., Bandarlampung: Peran gereja tidak hanya terbatas pada pembinaan spiritual, tetapi juga turut membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Komitmen tersebut diwujudkan GPIB Jemaat Marturia Lampung melalui Pelatihan Tanggap Bencana yang berlangsung pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung sebagai bagian dari program penguatan kapasitas jemaat. Pelatihan dilaksanakan dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandar Lampung sebagai mitra dalam memberikan materi dan praktik kebencanaan.
Sebanyak 30 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari. Para peserta berasal dari kalangan jemaat yang dipersiapkan untuk menjadi relawan tanggap bencana di lingkungan gereja maupun masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait mitigasi risiko bencana dan penanganan keadaan darurat. Selain itu, mereka juga dibekali keterampilan dasar penyelamatan yang dapat diterapkan saat menghadapi situasi krisis.
Untuk meningkatkan kesiapan peserta, panitia turut menghadirkan simulasi lapangan yang dirancang menyerupai kondisi darurat sebenarnya. Melalui kegiatan ini, peserta dilatih untuk mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi bencana.
Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung, Pdt. Deasy Elizabeth Watimena Kalalo, menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dibangun bersama sebagai bentuk tanggung jawab terhadap sesama.
“Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yang luas dalam penanggulangan bencana, saling tolong-menolong dalam situasi apa pun baik antarjemaat maupun di tengah masyarakat,” ungkapnya. Ia juga berharap para peserta dapat menjadi agen kepedulian yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, GPIB Marturia Lampung menunjukkan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam pelayanan kemanusiaan. Gereja diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembinaan iman, tetapi juga hadir secara nyata memberikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama saat terjadi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....