Gubernur Mirza: Lampung Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Nasional
- 27 Mei 2026 10:29 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Provinsi Lampung secara historis memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga stabilitas pasokan bahan makanan di Indonesia. Karakteristik keunggulan ini didukung oleh ketersediaan lahan pertanian produktif yang tersebar luas di seluruh kabupaten.
Komoditas utama daerah seperti padi, jagung, dan singkong secara konsisten dikirim untuk memenuhi kebutuhan pasar luar provinsi. Wilayah pemasaran utama dari hasil bumi lokal ini meliputi Pulau Sumatera, Pulau Jawa, hingga Provinsi DKI Jakarta.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan total luas wilayah daratan di Provinsi Lampung saat ini mencapai 3,3 juta hektare. Dari luasan tersebut terdapat sekitar 1,2 hingga 1,3 juta hektare berupa hamparan lahan pertanian aktif.
Sektor agraria yang luas ini tercatat mampu menyerap tenaga kerja produktif hingga menyentuh angka 2 juta orang. Potensi alam yang melimpah ini harus dikelola secara optimal melalui pendekatan teknologi modern agar hasil panen melompat tinggi.
"Struktur tanah kita menyebabkan Lampung menjadi daerah yang memberi makan daerah-daerah lain," kata Rahmat Mirzani Djausal pada Selasa, 26 Mei 2026.
Data neraca pangan menunjukkan bahwa hasil produksi padi dan jagung di Bumi Ruwa Jurai selalu mengalami surplus setiap tahunnya. Kelebihan produksi ini menjadi modal berharga bagi Lampung dalam memegang kendali rantai pasok protein nasional.
Pemerintah daerah kini fokus mengarahkan program intensifikasi pada lahan tidur guna mendongkrak volume ekspor antar-daerah. Pemprov Lampung optimistis peran strategis ini akan tetap bertahan kuat di tengah ancaman krisis iklim global.
Kekuatan sektor pertanian yang mandiri diyakini akan memperkokoh posisi Lampung sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. Keberlanjutan produksi menjadi target mutlak yang harus dijaga bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....