Polisi Selidiki Kematian Seorang Mahasiswa Unila yang Meninggal di Kamar Kost

  • 23 Mei 2026 14:38 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung: Seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Jalan Bumi Manti 2, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Jumat (22/5/2026) malam.

Korban diketahui berinisial KTT (24), mahasiswa Jurusan Perikanan Unila asal Kabupaten Mesuji.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati mengatakan penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui rekan korban setelah korban tidak keluar kamar sejak pagi hingga malam hari.

“Korban ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya setelah rekan korban merasa curiga karena korban tidak keluar kamar sejak pagi hari,” kata AKP Agustina Nilawati, Sabtu (23/5/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat pulang ke kos sekitar pukul 23.50 WIB usai bermain badminton. Saat itu korban langsung masuk ke kamar dan menutup pintu.

Sekitar pukul 01.00 WIB, saksi yang kamar kosnya bersebelahan mengaku sempat mendengar suara seperti orang sesak napas dari kamar korban. Namun setelah pintu diketuk beberapa kali, tidak ada respons sehingga saksi mengira korban telah tertidur.

Kecurigaan muncul ketika hingga sore hari korban tak kunjung keluar kamar. Saksi kemudian kembali mengetuk pintu kamar korban sekitar pukul 18.12 WIB, namun tetap tidak ada jawaban.

“Saksi kemudian masuk ke kamar dan melihat korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur tanpa mengenakan baju dan masih menggunakan earphone,” ujarnya.

Saksi sempat mencoba membangunkan korban, namun tidak ada respons. Rekan korban lainnya kemudian mengecek kondisi tubuh korban dan mendapati korban sudah tidak bernapas serta tubuhnya terasa dingin.

Peristiwa tersebut lalu dilaporkan kepada pemilik kos dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Kedaton bersama Tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

AKP Agustina mengatakan dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun barang milik korban yang hilang.

“Hasil olah TKP sementara tidak ditemukan adanya tanda kekerasan secara kasat mata maupun indikasi tindak pidana. Namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut,” jelasnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kasus ini masih didalami oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung untuk memastikan penyebab kematian korban,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....