Soroti Ketahanan Keluarga, Ketua GANMN Minta Orang Tua Peka Perubahan Anak
- 23 Mei 2026 10:20 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung : Keluarga merupakan institusi terkecil namun memiliki peran paling besar dalam menyelamatkan generasi muda dari kehancuran akibat narkotika. Ketahanan keluarga yang rapuh dinilai menjadi salah satu celah utama masuknya pengaruh buruk obat-obatan terlarang pada anak.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum GANMN RI yang juga seorang Akademisi, DR. Hj. Anita Putri, S.H., M.Pd., dalam dialog interaktif "Obrolan Dawah Khani" di RRI Pro 4 Bandar Lampung. Anita Putri menyoroti bahwa kesibukan orang tua seringkali membuat anak kehilangan ruang komunikasi di rumah, sehingga mencari pelarian di luar lingkungan keluarga.
"Benteng pertahanan pertama dan utama anak itu bukan kepolisian atau sekolah, melainkan meja makan dan ruang keluarga di rumah. Ketika komunikasi antara orang tua dan anak tersumbat, di situlah bandar narkoba mengintai dan masuk menawarkan ruang pelarian semu. Orang tua harus hadir, bukan sekadar ada secara fisik, tapi benar-benar mendengarkan keluh kesah anak mereka." Ujarnya
Lebih lanjut, Anita Putri menambahkan bahwa edukasi mengenai bahaya narkoba tidak boleh dianggap tabu untuk dibicarakan di dalam rumah. Menurutnya, orang tua di era digital saat ini dituntut untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, mulai dari perubahan emosi yang drastis hingga pola pergaulan yang mencurigakan.
Melalui siaran RRI, ia mengajak seluruh orang tua di Provinsi Lampung untuk kembali menghidupkan fungsi pengasuhan yang hangat dan protektif, guna memutus mata rantai peredaran gelap narkoba sejak dari dalam rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....