Keanekaragaman Hayati Indonesia Jadi Modal Masa Depan Bangsa

  • 22 Mei 2026 23:16 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Indonesia memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang diakui dunia. Negara kepulauan dengan hampir 17 ribu pulau ini menyimpan berbagai jenis flora, fauna, hingga mikroorganisme yang tersebar di banyak ekosistem. Kondisi geografis di garis khatulistiwa membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan biodiversitas terbesar di dunia.

Penyuluh Kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Eko Prasetyo, menjelaskan keanekaragaman hayati tidak hanya mencakup satwa dan tumbuhan. Menurutnya, lingkungan dan ekosistem juga menjadi bagian penting dalam keberagaman hayati Indonesia.

“Keanekaragaman hayati itu bukan cuma satwa dan pohon, tapi juga mikroorganisme sampai ekosistemnya,” kata Eko dalam dialog SPADA di Pro 2 RRI Bandarlampung, Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menyebut Indonesia memiliki banyak satwa endemik yang tidak ditemukan di negara lain. Selain fauna, Indonesia juga kaya akan flora khas seperti Rafflesia dan berbagai tanaman hutan tropis lainnya. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai negara mega biodiversity yang memiliki nilai penting bagi dunia.

Menurut Eko, hutan saat ini tidak lagi dipandang sekadar kumpulan pohon. Hutan juga menjadi sumber pangan, identitas budaya, hingga memiliki nilai ekonomi baru melalui perdagangan karbon.

“Sekarang dunia mulai melihat hutan sebagai penyerap karbon. Indonesia punya potensi besar dalam perdagangan karbon karena luas hutannya,” ujarnya.

Ia menambahkan upaya menjaga hutan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Generasi muda memiliki peran besar dalam membangun kesadaran lingkungan melalui edukasi dan penyebaran informasi kreatif di media digital. Eko berharap anak muda lebih kritis terhadap isu lingkungan dengan didukung informasi yang benar dan memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....