Gunakan Sistem Rigid, Dinas BMBK Perkuat Konstruksi Jalan di Pringsewu
- 22 Mei 2026 23:18 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung membeberkan spesifikasi teknis pengerjaan tiga paket proyek jalan di Kabupaten Pringsewu. Seluruh ruas jalan milik provinsi di daerah tersebut dipastikan mendapatkan jatah perbaikan fisik pada tahun anggaran ini.
Total penanganan jalan dibagi ke dalam beberapa jenis konstruksi yang disesuaikan dengan karakteristik beban kendaraan di lapangan. Pemerintah mengombinasikan penggunaan semen beton murni serta lapisan aspal fleksibel pada titik lokasi pengerjaan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung M. Taufiqullah menyatakan ruas Kalirejo-Pringsewu mendapatkan porsi anggaran terbesar senilai 23,9 miliar rupiah. Penanganan jalur utama tersebut menggunakan metode perkerasan beton dengan panjang penanganan mencapai 2.700 meter.
M. Taufiqullah menjelaskan pemilihan konstruksi beton didasarkan pada tingginya volume lalu lintas harian yang mencapai 12 ribu kendaraan. Jalur padat tersebut setiap harinya dilewati oleh truk besar yang mengangkut hasil industri dan pertanian.
"Nanti panjang rigid yang akan kita bangun 2.700 meter dengan lebar enam meter dan bahu jalan," ujar M. Taufiqullah, Jumat 22 Mei 2026.
Dua paket jalan lainnya yaitu ruas Pringsewu-Pardasuka sepanjang 600 meter menggunakan beton dengan nilai kontrak 5,7 menteri atau miliar rupiah. Sementara untuk ruas Pardasuka-Sukamara sepanjang satu kilometer akan ditangani menggunakan konstruksi aspal fleksibel senilai 3,9 miliar rupiah.
Pembangunan tidak hanya berfokus pada pengerasan badan jalan melainkan juga menyentuh pembuatan sistem gorong-gorong baru. Pengawasan mutu adukan beton dilakukan secara ketat oleh tim pengawas dinas agar kekuatan jalan sesuai standar nasional.
Infrastruktur transportasi yang kokoh ini diproyeksikan mampu menahan beban kendaraan berat hingga beberapa tahun ke depan. Ketepatan pemilihan jenis konstruksi diharapkan dapat memperpanjang masa pakai jalan secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....