OJK Dorong Sumbagsel Jadi Pelopor Obligasi Daerah di Indonesia
- 18 Mei 2026 16:07 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Otoritas Jasa Keuangan mendorong wilayah Sumatera Bagian Selatan menjadi pelopor pengembangan obligasi dan sukuk daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, dalam Sosialisasi Penerbitan Obligasi/Sukuk Daerah di Grand Mercure Bandarlampung, Senin 18 Mei 2026.
Arifin mengatakan penerbitan obligasi dan sukuk daerah saat ini menjadi perhatian serius sebagai solusi atas keterbatasan fiskal pemerintah daerah.
“Upaya mendorong penerbitan obligasi dan sukuk daerah sedang menjadi perhatian serius sebagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan, termasuk Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, dan Bangka Belitung memiliki potensi besar untuk mengembangkan skema pembiayaan tersebut secara bersama-sama.
Menurut Arifin, Lampung memiliki potensi ekonomi yang kuat, termasuk keberadaan Pelabuhan Panjang yang masih memiliki ruang pengembangan serta peran strategis Lampung sebagai penopang ekspor kopi nasional.
Ia menyebut nilai transaksi ekspor-impor melalui Pelabuhan Panjang mencapai triliunan rupiah dan dapat menjadi dasar pengembangan pembiayaan melalui obligasi daerah.
“Penerbitan obligasi daerah sebenarnya tidak rumit. Yang penting adalah mekanisme yang sederhana, efektif, dan mudah diterapkan,” katanya.
Arifin juga mencontohkan sejumlah negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Singapura yang berhasil membangun daerah melalui obligasi daerah dengan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, instrumen tersebut dapat membuka peluang keterlibatan masyarakat dalam pembangunan sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung.
“Dengan sinergi yang baik, kita dapat menghadirkan sumber pembiayaan baru yang dikelola secara profesional dan transparan untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....