Dorong Hilirisasi, Unila Targetkan Riset Jadi Teknologi Tepat guna
- 15 Mei 2026 11:41 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Universitas Lampung menegaskan hasil penelitian sivitas akademika tidak boleh hanya berhenti sebagai dokumen akademik di meja kerja. Riset yang dibiayai melalui dana publik harus diarahkan pada penyelesaian persoalan nyata di tengah masyarakat.
Hilirisasi riset menuju tahap paten menjadi syarat mutlak agar inovasi tersebut dapat diimplementasikan menjadi teknologi praktis. Bidang kesehatan serta teknologi pelayanan publik menjadi sektor utama yang perlu mendapatkan perhatian dalam penerapan kebijakan.
Unila juga menekankan pentingnya semangat kolaborasi antarperguruan tinggi yang ada di wilayah Provinsi Lampung. Kemajuan riset nasional tidak akan tercapai maksimal apabila institusi pendidikan masih mengedepankan semangat rivalitas.
Wakil Rektor Bidang PKSI Unila Ayi Ahadiat menyatakan Unila ingin bahu-membahu memperkuat kapasitas seluruh perguruan tinggi di daerah. Manfaat riset harus dirasakan secara kolektif oleh publik melalui model kebijakan yang dapat diterapkan secara luas.
| Baca juga: Masa Depan dan Pemimpin Baru PTN di Lampung |
“Riset di Unila tidak boleh hanya berhenti di meja penelitian namun harus sampai pada tahap hilirisasi melalui HAKI,” kata Ayi Ahadiat, Jumat 15 Mei 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini turut menghadirkan diskusi bersama sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber. Pengamat politik Rocky Gerung serta Gita Wirjawan ikut memberikan pandangan mengenai tantangan riset di Indonesia.
Upaya memperkuat ekonomi melalui inovasi hasil riset menjadi target jangka panjang dari kerja sama lintas sektoral ini. Kesadaran kolektif dari para peneliti diharapkan mampu meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....