Unila Dorong Teknologi Singkong Dukung Industri Tapioka

  • 11 Mei 2026 11:40 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Universitas Lampung terus mendorong pengembangan teknologi pertanian untuk mendukung industri tapioka di Provinsi Lampung. Langkah itu ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Suripto Dwi Yuwono pada pelepasan ekspor tepung tapioka di Pelabuhan Panjang Pelindo.

Ekspor tepung tapioka tersebut dikirim menuju Shiameng, Tiongkok. Pelepasan ekspor menjadi simbol penguatan komoditas singkong Lampung di pasar internasional.

Fakultas Pertanian Unila kini fokus melakukan penelitian pengembangan mesin panen dan mesin tanam singkong. Riset dilakukan untuk membantu produktivitas petani lokal menghadapi persaingan global.

“Pengembangan mesin pertanian menjadi bagian penting untuk mendukung produktivitas singkong di Lampung,” ujar Suripto Dwi Yuwono, Senin, 11 Mei 2026.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan industri tapioka memiliki peran besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Produk tepung tapioka juga telah digunakan di berbagai sektor industri dunia.

“Hilirisasi tapioka membuka peluang besar bagi sektor makanan, farmasi, hingga tekstil,” ucap Gubernur Lampung, Rahmat Mirani Djausal.

Berdasarkan data perdagangan, pasar tepung tapioka Indonesia masih didominasi negara Tiongkok, Filipina, Selandia Baru, dan Taiwan. Lampung menjadi daerah penyumbang ekspor terbesar untuk komoditas tersebut.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi terus diperkuat untuk mendukung hilirisasi singkong. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperluas pasar ekspor Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....