Kapolres Mesuji Ajak Warga Jaga Kondusivitas Desa

  • 10 Mei 2026 15:36 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Mesuji - Jajaran Polres Mesuji melakukan mitigasi pasca pembakaran dan perusakan Pondok Pesantren Nurul Jadid di Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur. Kegiatan itu melibatkan perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan stakeholder terkait.

Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban pasca insiden tersebut. Polisi juga meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan isu yang berkembang.

“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif dan tidak ada lagi kejadian serupa,” ujar AKBP Firdaus, Minggu, 10 Mei 2026.

Kapolres menegaskan proses hukum terhadap pelaku telah ditangani Satreskrim Polres Mesuji. Barang bukti dalam kasus pembakaran dan perusakan pondok pesantren juga telah diamankan polisi.

“Terkait proses hukum mari kita percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” ucap AKBP Firdaus.

Selain menggelar mitigasi, polisi juga melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Langkah itu dilakukan agar situasi di Desa Tanjung Mas Jaya tetap aman dan terkendali.

Kapolres meminta semua pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik baru. Polisi berharap stabilitas keamanan di wilayah Mesuji Timur segera kembali normal.

Kepala Desa Tanjung Mas Jaya Suyanto mengapresiasi langkah cepat Polres Mesuji menangani peristiwa tersebut. Ia berharap masyarakat kembali hidup rukun dan menjaga keamanan lingkungan bersama.

“Kami berterima kasih kepada Kapolres dan jajaran yang sudah hadir membantu menyelesaikan persoalan di desa kami,” ujar Suyanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....