Polres Mesuji Gelar Mitigasi Pasca Pembakaran Pondok Pesantren

  • 10 Mei 2026 15:34 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Mesuji - Polres Mesuji menggelar pertemuan mitigasi bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat pasca pembakaran Pondok Pesantren Nurul Jadid di Desa Tanjung Mas Jaya. Langkah itu dilakukan untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengatakan seluruh persoalan saat ini telah ditangani aparat kepolisian. Polisi juga mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

“Kami mengajak masyarakat menjaga keamanan dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi,” ujar AKBP Firdaus, Minggu, 10 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, aparat kepolisian berdialog langsung dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Polisi juga menyampaikan perkembangan penanganan kasus pembakaran pondok pesantren.

“Terkait penanganan hukum, pelaku dan barang bukti sudah diamankan Satreskrim Polres Mesuji,” ucap AKBP Firdaus.

Kapolres meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Langkah itu diharapkan dapat mencegah munculnya konflik baru di tengah masyarakat.

Kepala Desa Tanjung Mas Jaya Suyanto menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang terjadi di wilayahnya. Ia juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan menyelesaikan persoalan secara damai.

“Saya mewakili masyarakat meminta maaf atas insiden yang terjadi dan berharap hal serupa tidak terulang lagi,” ujar Suyanto.

Pertemuan mitigasi berlangsung aman dan penuh suasana kekeluargaan. Polisi berharap komunikasi antara masyarakat dan aparat terus terjalin demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....