Pemkab Pesawaran Nilai Investasi Perumahan Bisa Dongkrak PAD
- 08 Mei 2026 13:54 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pesawaran - Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat. Program tersebut dinilai mampu menjadi peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dukungan itu disampaikan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali saat menanggapi perkembangan investasi sektor perumahan di wilayah Pesawaran yang dinilai terus tumbuh, khususnya di kawasan penyangga perkotaan.
Anton mengungkapkan, sebenarnya Kabupaten Pesawaran dijadwalkan menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Namun agenda tersebut tertunda karena adanya kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan.
“Alhamdulillah hari ini kita sebenarnya menerima kunjungan Menteri, walaupun belum jadi karena satu dan lain hal. Pemerintah daerah tetap mendukung dan men-support program pemerintah pusat,” kata Anton, Kamis malam 7 Mei 2026.
Menurutnya, program pembangunan tiga juta rumah tidak seharusnya dipandang sebagai beban pembangunan infrastruktur bagi daerah. Sebaliknya, pertumbuhan kawasan perumahan justru dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan pendapatan daerah.
“Ini bukan menjadi beban. Justru bisa menjadi benefit sendiri buat daerah. Salah satunya dari PAD, dari pajak dan sebagainya. Jadi jangan dijadikan beban infrastruktur semata, karena mereka juga bayar pajak dan itu nantinya kembali untuk pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya,” ujarnya.
Anton menilai Kabupaten Pesawaran memiliki potensi besar untuk pengembangan investasi perumahan, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Bandar Lampung. Ia menyebut kawasan Negeri Sakti dan Kurungan Nyawa menjadi daerah yang paling potensial berkembang sebagai kawasan hunian karena lokasinya yang dekat dengan pusat aktivitas perkotaan.
“Memang fokus pengembangan saat ini ada di daerah Negeri Sakti dan Kurungan Nyawa. Karena secara geografis sangat dekat dengan ibu kota Provinsi Bandar Lampung,” katanya.
Selain itu, Anton menekankan pentingnya penataan administrasi kependudukan seiring berkembangnya kawasan hunian baru di wilayah perbatasan. Pemerintah daerah, lanjut dia, akan melibatkan pemerintah kecamatan hingga desa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait administrasi kependudukan.
“Nanti tugas pemerintah kabupaten dibantu camat dan desa bagaimana masyarakat yang tinggal di sini harus ber-KTP Pesawaran. Karena banyak yang tinggal di Pesawaran tapi masih ber-KTP Bandar Lampung dan aktivitasnya juga di sana,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran memastikan akan terus membuka ruang bagi investasi sektor perumahan seiring meningkatnya kebutuhan hunian di kawasan penyangga perkotaan. Selain mendukung program nasional, pengembangan sektor perumahan juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas pembangunan infrastruktur di Bumi Andan Jejama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....