PT Intan Group Bidik Pasar Global Baru Lewat Tapioka Lampung

  • 05 Mei 2026 14:15 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD), melepas ekspor perdana tepung tapioka hasil produksi PT Intan Group. Langkah ini menandai babak baru bagi komoditas singkong Lampung untuk merambah pasar internasional di tengah meningkatnya konsumsi turunan tapioka dunia.

Persaingan Harga dan Strategi Pasar

CEO PT Intan Group, Jeremy Gozal, mengungkapkan bahwa meskipun Tiongkok merupakan pasar terbesar, persaingan harga di sana sangat ketat karena seluruh produsen dunia berkumpul di wilayah tersebut. Saat ini, harga di Tiongkok berada di kisaran 510 USD per metrik ton.

Untuk mendapatkan nilai jual yang lebih menguntungkan, perusahaan kini mulai mengalihkan fokus ke pasar-pasar potensial lainnya yaitu , Bangladesh, Menawarkan harga tertinggi mencapai 710 USD per metrik ton. Korea Selatan, Menjadi target berikutnya pada Agustus atau September mendatang dengan estimasi harga 560 USD per metrik ton.

"Kita bersaing pahit di Tiongkok. Kedepannya, saya berharap kita mencari segmen pasar yang lebih 'empuk' seperti Bangladesh dan Korea Selatan karena populasi dan rasionya tidak sebanding dengan produksi tapioka mereka," ujar Jeremy.

Fokus pada Produktivitas Petani Gubernur RMD menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung ekspor ini, terutama dalam meningkatkan produktivitas petani singkong di Lampung sebagai penyedia bahan baku utama. Target utamanya adalah agar kualitas dan kuantitas tapioka Lampung mampu menyaingi dominasi Thailand di pasar global.

Rencana Ekspansi Global Selain mengejar pasar Korea Selatan, Jeremy juga menyoroti potensi kerja sama dengan negara-negara mayoritas Muslim seperti Pakistan dan India. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen tapioka yang kompetitif melalui pendekatan kerja sama bilateral yang lebih erat. Terkait dukungan regulasi, PT Intan Group menyatakan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Lampung. "Pemerintah sudah full support. Apa yang kami minta, semua sudah difasilitasi," pungkas Jeremy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....