ORARI DXpedition Team Gelar CAMPOTA dan BOTA di Pantai Cukuhbatu Kotaagung

  • 04 Mei 2026 10:05 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Tanggamus - Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) DXpedition Team sukses menggelar kegiatan Camping On The Air (CAMPOTA) dan Beaches On The Air (BOTA) selama dua hari, 2–3 Mei 2026, di Pantai Cukuhbatu, Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Tanggamus, M. Saleh Asnawi, pada Sabtu 2 Mei 2026 dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus serta anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia dari berbagai daerah.

CAMPOTA dan BOTA merupakan kegiatan untuk melatih keterampilan komunikasi serta teknik radio bagi anggota ORARI, sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah. Kegiatan ini diikuti aktivator dari ORARI Lokal Pringsewu, Palembang, Serang, Bogor, dan Tanggamus.

Dalam pelaksanaannya, komunikasi radio dilakukan menggunakan mode Single Side Band (SSB) pada band 40 dan 80 meter. Setiap stasiun radio amatir yang berhasil melakukan kontak dua arah dengan aktivator akan mendapatkan QSL cardsebagai bukti komunikasi.

Bupati Tanggamus, M. Saleh Asnawi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada ORARI DXpedition Team yang telah memilih Kabupaten Tanggamus sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas, tetapi juga efektif sebagai sarana promosi pariwisata.

“Pemkab Tanggamus sangat mendukung kegiatan ini. CAMPOTA dan BOTA bukan sekadar aktivitas teknik radio, tetapi juga menjadi ajang promosi kepariwisataan yang efektif,” ujarnya, Senin 4 Mei 2026.

Ia mengungkapkan Kabupaten Tanggamus memiliki potensi alam yang melimpah, khususnya di kawasan pesisir Teluk Semaka yang membentang sekitar 202 kilometer. Dari seluruh kecamatan yang ada, sembilan di antaranya berada di wilayah pesisir pantai. Selain sektor pariwisata, potensi perikanan juga menjadi unggulan daerah. Letak Teluk Semaka yang berdekatan dengan laut lepas membuat hasil laut relatif minim tercemar, sehingga dikenal memiliki kualitas yang baik.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan peran penting ORARI dalam situasi darurat, seperti bencana alam. Menurutnya, ketika sarana komunikasi lain tidak berfungsi, radio amatir menjadi salah satu alat komunikasi yang masih dapat diandalkan.

“Semoga kegiatan ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan ORARI serta memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Tanggamus, Heridwan Ghozali, mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi anggota ORARI dari berbagai daerah. Ia juga mengapresiasi kesiapan ORARI Lokal Tanggamus yang baru berdiri namun mampu menyelenggarakan kegiatan dalam waktu singkat.

Menurutnya, ORARI Lokal Tanggamus sebelumnya berada di bawah ORARI Lokal Pringsewu sebelum akhirnya berdiri mandiri. Ke depan, pihaknya berencana menggelar kegiatan serupa di sejumlah destinasi wisata lainnya, seperti Pantai Kiluan dan Pantai Gigi Hiu, serta kegiatan Summit On The Air(SOTA) di wilayah Gisting atau Ulubelu.

“Ini menjadi kesempatan emas untuk semakin mempopulerkan potensi wisata di Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....