Lagi dan Lagi, Mobil Rusak di tengah Lubang

  • 02 Mei 2026 20:51 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Tengah - Mobil Fuso yang bermuatan pasir mengalami kerusakan patah AS roda saat melintas di jalan desa Sidodadi, Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah yang berlubang, Kamis, 30 April 2026.

Salah satu mobil Fuso mengalami kerusakan patah AS dan menimbulkan efek domino seperti kemacetan dan kerusakan jalan di sisi luar bahu jalan. Kerusakan patah AS roda menjadi momok yang terus menghantui bagi para sopir mobil pengangkut barang tambang berupa pasir, tanah, dan batu-batuan. Jenis mobil yang sering mengalami kerusakan tersebut adalah mobil truk dan Fuso, mengingat daya tampung muatan yang cukup banyak. Beban muatan pada mobil yang berat harus diimbangi dengan kondisi mobil yang prima dan jalanan yang bagus, untuk meminimalisir kerusakan di tengah perjalanan, namun berbeda dengan kondisi jalan di desa Sidodadi, Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah yang masih banyak ditemukan lubang mengangah di tengah jalan.

Kondisi ini diperparah dengan ritme lalu lintas mobil besar yang melewati jalan Sidodadi ini cukup rapat karean menjadi jalur utama untuk distribusi hasil tambang berupa pasir, tanah, dan batu - batuan. Ditambah dengan struktur tanah yang lunak akibat guyuran hujan meskipun sudah masuk di musim kemarau menambah mudah meluasnya kerusakan tersebut.

Salah satu warga, Ningrum menyampaikan bahwa di jalan tersebut sering terjadi mobil mengalami keruskan di tengah jalan. Kondisi ini diperparah dengan jalur yang sempit tetapi banyak lubang.

"Disini memang sering terjadi mobil mengalami kerusakan, kadang sampai berhari-hari perbaikannya karena kerusakan tepat di tengah lubang jadi susah untuk perbaikannya. Sudah jalur sempit " ujarnya.

Menurut Ningrum, kerusakan jalan ini sudah banyak menimbulkan kerusakan bahkan kecelakaan bagi pengendara yang lewat. Kalau di jam operasional yang padat seperti di jam pagi, anak-anak berangkat sekolah, ibu-ibu kepasar, dan lain sebagainya pasti akan menjadi terhambat kalau kondisi jalan rusak seperti ini.

"Kabarnya kerusakan jalan ini akan diperbaiki, tetapi hanya sebatas kabar burung saja. Bahkan di desa ini salah satunya merupakan Anggota DPRD Lampung Tengah, tetapi tidak ada pergerakan, diam tidak bergeming dengan kerusakan jalan ini, mirisnya lubang-lubang mengangah tidak jauh dari rumahnya," kata Ningrum.

Dirinya berharap, segera ada pergerakan dari pemerintah baik dari Lampung Tengah ataupun Provinsi untuk melakukan perbaikan. Mengingat ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan akses yang mudah sebagai bentuk menunaikan kewajibannya untuk mensejahterakan warganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....