Pemkab Pesawaran Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat

  • 01 Mei 2026 11:30 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pesawaran - Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Tim Kementerian Pekerjaan Umum meninjau calon lokasi pemban Sekolah Rakyat yang berada tepat di belakang Taman Sidototo, Kabupaten Pesawaran. Sebagai informasi, rencana pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan upaya untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad, yang turut hadir mendampingi mengatakan bahwa rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Pesawaran Nanda Indira dengan Menteri Sosial pada 13 April 2026 lalu.

“Dalam pertemuan itu, Ibu Bupati mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pesawaran, dan langsung mendapat respons dari kementerian terkait,” ujarnya, Jumat 1 Mei 2026.

Sebagai tindak lanjut, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turun langsung melakukan peninjauan lokasi yang direncanakan berada di kawasan Sidototo, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan. Anton menjelaskan, dari 5 hektare lahan yang menjadi syarat pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian PUPR , Pemkab Pesawaran telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare dari total aset daerah seluas 9 hektare di lokasi tersebut untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.

“Lahan menjadi salah satu syarat utama. Alhamdulillah kita memiliki aset di Sidototo, dan 7 hektare akan kita gunakan untuk pembangunan sekolah ini,” katanya.

Dalam waktu dekat, Pemkab Pesawaran juga akan membentuk tim kelompok kerja (Pokja) guna mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan yang diminta oleh Kementerian PU dan Kementerian Sosial.

“Kami targetkan dalam bulan ini seluruh persyaratan sudah bisa dilengkapi, sehingga segera kita serahkan ke Kementerian Sosial untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

Ia menyebut, sejumlah aspek teknis seperti akses lalu lintas dan kelengkapan administrasi lainnya menjadi bagian dari persyaratan yang tengah dipersiapkan.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran akan berperan dalam pendataan calon penerima manfaat program tersebut. Sekolah Rakyat ini direncanakan mampu menampung sekitar 1.080 siswa yang berasal dari kelompok masyarakat desil 1 dan desil 2. Di sisi lain, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung Kementrian PU, Arius Fedrinaldo, menilai lokasi yang diusulkan telah memenuhi kriteria awal.

“Dari hasil survei awal, lokasi ini sudah cukup layak untuk dijadikan pembangunan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal penting lainnya adalah kesiapan data calon siswa yang berasal dari kelompok masyarakat paling membutuhkan, sehingga program ini tepat sasaran. Pemerintah daerah berharap, pembangunan Sekolah Rakyat di Pesawaran dapat segera terealisasi dan menjadi solusi dalam pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....