Kerusakan Jalan Pulau Singkep Hambat Mobilitas Masyarakat
- 28 Apr 2026 21:14 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kondisi Jalan Pulau Singkep di wilayah Sukabumi, Bandar Lampung, dilaporkan semakin rusak parah. Hal ini memicu keluhan luas dari masyarakat karena dinilai sangat mengganggu aktivitas dan mobilitas sehari-hari.
Kerusakan terlihat di sejumlah titik sepanjang ruas jalan, dengan kondisi badan jalan berlubang, permukaan tidak rata, serta genangan air yang muncul setiap kali hujan turun. Kondisi ini memaksa pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, untuk ekstra waspada.
"Kalau lewat sini harus fokus total. Lubangnya lumayan dalam, apalagi kalau habis hujan, kita tidak tahu mana aspal yang aman karena tertutup air. Sudah sering ada pengendara yang hampir jatuh karena banting setir mendadak," ujar Rian, salah satu warga yang rutin melintasi jalur tersebut, Selasa, 28 April 2026.
Warga menyebut kerusakan jalan yang terus memburuk sangat menghambat mobilitas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Selain menghambat perjalanan, dampak ekonomi juga mulai dirasakan oleh para pedagang dan penyedia jasa angkutan di sekitar lokasi.
Ibu Sumi, seorang pedagang setempat, mengeluhkan dampak yang ditimbulkan. Sumi berharap perbaikan segera dilakukan secara permanen.
"Dagangan jadi telat sampai pasar karena mobil tidak bisa jalan cepat. Belum lagi debunya kalau cuaca panas begini, sangat mengganggu kenyamanan warung-warung di pinggir jalan. Mudah-mudahan, jangan cuma ditambal sulam," ujarnya, mengeluhkan.
Kekhawatiran serupa juga datang dari para orang tua siswa. Andi, salah satu warga Sukabumi, menyayangkan kondisi akses utama sekolah yang memprihatinkan.
"Kasihan anak-anak sekolah, pagi-pagi sudah harus berjibaku dengan debu. Kalau musim hujan, baju seragam mereka sering kena cipratan air dari kendaraan lain," tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan realisasi perbaikan dari instansi terkait agar aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut dapat kembali berjalan normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....