Bonus Demografi Lampung Jadi Peluang Emas, Pemprov & BKKBN Tekankan Penguatan SDM
- 28 Apr 2026 18:02 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Bonus demografi menjadi peluang strategis bagi Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, menjelaskan bonus demografi merupakan kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif jauh lebih besar dibandingkan usia non-produktif.
“Ini adalah peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun jendela peluangnya terbatas, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal,” kata dia dalam rapat koordinasi Program Bangga Kencana yang digelar di salah satu hotel di Bandar Lampung, Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya Jika kualitas sumber daya manusia tidak dipersiapkan dengan baik, melalui peningkatan pendidikan, kesehatan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan perlindungan sosial, maka bonus demografi berpotensi tidak memberikan dampak maksimal, bahkan kehilangan nilai ekonomisnya.
“Oleh karena itu, intervensi berbasis keluarga melalui Program Bangga Kencana menjadi kunci dalam memastikan penduduk usia produktif benar-benar mampu menjadi motor penggerak pembangunan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengungkapkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Lampung saat ini mencapai sekitar 9,6 juta jiwa, dengan 69 persen di antaranya berada pada usia produktif, yakni 15 hingga 64 tahun.
“Ini menjadi modal besar bagi Lampung. Tapi harus dikelola dengan baik melalui program nyata agar bisa menghasilkan sesuatu yang produktif,” katanya.

Dia menyatakan Pemerintah Provinsi Lampung bersama berbagai pihak, termasuk BKKBN, terus berupaya memastikan seluruh program pembangunan tepat sasaran, khususnya dalam mengoptimalkan potensi usia produktif.
Namun demikian, Marindo mengingatkan bahwa bonus demografi juga dapat menjadi tantangan jika tidak dikelola secara bijak.
“Kalau tidak dikelola dengan baik, justru bisa menjadi masalah. Karena itu peningkatan kualitas SDM menjadi sangat penting,” ujarnya.
Pemprov Lampung, lanjutnya, juga memberikan perhatian pada berbagai segmen usia, termasuk kelompok usia di atas 40 hingga 50 tahun, melalui pelatihan dan edukasi untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas.
Dengan langkah tersebut, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, baik usia produktif maupun usia lanjut, tetap dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BKKBN, bonus demografi diharapkan dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Lampung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....