Wujudkan Kesetaraan Gender Inklusif, Masyarakat Diminta Hapus Stigma
- 28 Apr 2026 13:13 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID., Bandarlampung: Masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi perempuan penyandang disabilitas. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan kesetaraan gender yang tidak meninggalkan siapa pun.
Ajakan itu disampaikan Rifka Aprilia, ASN disabilitas netra di Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, dalam Obrolan Dawah Khani Pro 4 Bandarlampung mengenai "Peran Kaum Perempuan Disabilitas dalam Kesetaraan Gender". Menurutnya, stigma sosial masih menjadi hambatan terbesar yang dihadapi perempuan disabilitas hingga saat ini.
Ia menegaskan bahwa pandangan negatif dan anggapan yang meremehkan kemampuan penyandang disabilitas harus segera dihapus. Tanpa perubahan cara pandang masyarakat, upaya mewujudkan kesetaraan gender akan sulit tercapai secara menyeluruh.
Menurut Rifka, diperlukan kesadaran kolektif untuk memahami kebutuhan serta hak-hak perempuan disabilitas. Pemahaman tersebut menjadi dasar dalam menciptakan ruang sosial yang lebih terbuka, aman, dan setara.
Generasi muda juga didorong untuk mulai mengenal isu disabilitas sejak dini. Kesadaran ini diharapkan dapat melahirkan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif di sekolah, kampus, tempat kerja, hingga ruang publik.
“Kesetaraan sejati adalah ketika semua perempuan, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujar Rifka. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kesempatan yang setara bagi setiap perempuan, termasuk penyandang disabilitas.
Ia meyakini bahwa dengan membuka ruang dan memberikan kepercayaan, perempuan disabilitas mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Dukungan dari lingkungan sekitar dinilai menjadi kunci dalam mendorong potensi mereka berkembang secara maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....