Itera Peringkat Empat Nasional Pendaftar Paten Terbanyak

  • 24 Apr 2026 17:59 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Selatan - Institut Teknologi Sumatera (Itera) mencatatkan capaian signifikan di bidang inovasi dengan menembus peringkat empat nasional dalam jumlah pendaftaran paten dan paten sederhana terbanyak di Indonesia. Hingga Desember 2025, Itera mengajukan 122 permohonan paten, terdiri atas 17 paten dan 105 paten sederhana.

Capaian tersebut menempatkan Itera di jajaran institusi dengan kontribusi kekayaan intelektual terbesar secara nasional.

Di atas Itera, terdapat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan 986 usulan, disusul Universitas Brawijaya dengan 129 usulan, serta Universitas Sumatera Utara hanya terpaut satu angka dengan Itera, yaitu 123 usulan.

Kepala Pusat Kelola Kekayaan Intelektual (PKKI) Itera, Tantri Liris Nareswari, mengatakan data tersebut bersumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melalui Subdirektorat Permohonan dan Layanan Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang.

Menurut Tantri, capaian ini menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pada tahun sebelumnya, Itera masih berada di 10 besar nasional dengan total 114 permohonan, terdiri atas 22 paten dan 92 paten sederhana.

"Peningkatan ini mencerminkan semakin kuatnya ekosistem inovasi di Itera, terutama dalam mendorong dosen dan mahasiswa untuk melindungi hasil risetnya melalui skema kekayaan intelektual,” ujarnya, Jumat, 24 April 2026.

Ke depan, Itera menargetkan tidak hanya peningkatan jumlah, tetapi juga kualitas invensi melalui penguatan riset unggulan, kolaborasi dengan industri, serta percepatan hilirisasi hasil penelitian.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pemanfaatan inovasi secara lebih luas, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Dengan capaian ini, Itera menegaskan posisinya sebagai kampus teknologi di Sumatera yang aktif mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, sekaligus berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....