Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Didorong Lebih Mandiri

  • 24 Apr 2026 14:21 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemberdayaan keluarga siswa Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan di kalangan keluarga prasejahtera. Program ini dinilai tidak cukup hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga memerlukan keterlibatan berbagai pihak untuk membantu orang tua memperoleh sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Pekerja Sosial Ahli Madya Dinas Sosial Provinsi Lampung, Heryana Romdhoni, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa keberhasilan program Sekolah Rakyat harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi keluarga. Menurutnya, banyak keluarga siswa yang masih berada dalam kondisi prasejahtera membutuhkan akses terhadap berbagai program pemberdayaan sosial dan ekonomi.

Sekolah Rakyat bukan hanya soal memastikan anak mendapatkan pendidikan, tetapi juga bagaimana keluarganya bisa diberdayakan agar memiliki penghasilan yang layak dan berkelanjutan,” ujar Heryana Romdhoni.

Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat. Salah satu bentuk dukungan yang dinilai potensial adalah melalui Koperasi Merah Putih serta program ekonomi berbasis komunitas lainnya yang mampu memberikan akses permodalan, pelatihan keterampilan, dan pendampingan usaha.

Melalui program tersebut, keluarga siswa dapat didorong untuk mengembangkan usaha produktif sesuai dengan potensi yang dimiliki, seperti usaha makanan rumahan, perdagangan kecil, kerajinan, jasa, hingga sektor pertanian dan perikanan.

Kami membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar keluarga prasejahtera tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi keluarga siswa, sehingga mereka tidak hanya terbantu dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan taraf hidup secara bertahap.

Selain itu, sekolah memiliki peran strategis sebagai penghubung antara keluarga siswa dengan program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang tersedia di pemerintah daerah. Dengan sinergi lintas sektor, pendidikan di Sekolah Rakyat diharapkan menjadi pintu masuk perubahan sosial dan ekonomi keluarga.

Harapannya, keluarga siswa dapat keluar dari kemiskinan dan pendidikan anak menjadi jalan perubahan hidup yang nyata, tutup Heryana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....