Bupati Pringsewu Santuni Keluarga PMI yang Meninggal di Malaysia

  • 22 Apr 2026 16:15 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mengunjungi keluarga Dedi Setiawan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, yang meninggal dunia di Melaka, Malaysia. Kunjungan tersebut berlangsung pada Rabu 22 April 2026.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Debi Hardian, Kepala Pelaksana BPBD Nang Abidin Hasan, serta Ketua BAZNAS Pringsewu Untung Suhendro. Rombongan diterima langsung oleh pihak keluarga almarhum. Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan sosial dan santunan dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu serta bantuan dari BAZNAS.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga,” ujar Riyanto Pamungkas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Pringsewu atas kontribusinya dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dedi Setiawan (53) diketahui meninggal dunia di Malaysia setelah sempat menjalani penahanan oleh Imigrasi Melaka. Berdasarkan informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru pada 19 Maret 2026, almarhum meninggal akibat penyakit tuberkulosis (TBC). Jenazah tiba di kampung halaman pada 16 April 2026 dengan fasilitasi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Selain kepada keluarga Dedi, Bupati bersama Wakil Bupati Umi Laila dan jajaran pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan kepada Abdul Salam (70), warga Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, yang rumahnya mengalami kerusakan pada bagian atap akibat hujan deras dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.

Bantuan serupa juga diberikan kepada Ani, warga Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo, yang termasuk dalam kategori penyandang masalah kesejahteraan sosial. Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan bantuan dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat dan duka.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....