Rektor UIN RIL Dorong Penguatan OBE Percepat Akreditasi Internasional
- 22 Apr 2026 09:18 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin Z, menyatakan pentingnya penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) sebagai langkah strategis menuju akreditasi internasional.
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Asesmen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu di Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Senin, 20 April 2026.
Menurut Rektor, asesmen RPS merupakan bagian dari langkah cepat yang diambil kampus, sejalan dengan hasil rapat kerja pimpinan dalam menyongsong pengakuan global.
“Standar kurikulum kita sering menjadi perhatian dalam kerja sama internasional. Alhamdulillah kita sudah memulai, namun untuk memastikan OBE benar-benar membumi di UIN Raden Intan Lampung, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan adanya minat mahasiswa luar negeri, termasuk dari Samarkand Bukhori Uzbekistan, yang menanyakan peluang kelas internasional di UIN RIL. Namun, kesiapan tersebut masih perlu diperkuat, khususnya dari sisi kurikulum.
Rektor menegaskan, penguatan OBE menjadi bagian penting dalam menjawab tuntutan global, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Ditjen Pendidikan Islam dan Diktis yang mendorong perguruan tinggi keagamaan Islam negeri untuk go internasional.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya keselarasan implementasi OBE, mulai dari penurunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) ke CPMK dan sub-CPMK, penyusunan indikator terukur, hingga metode pembelajaran yang mendukung capaian kompetensi.
Selain itu, sistem penilaian harus mampu mengukur hasil belajar secara autentik dan selaras dengan prinsip student-centered learning, kebijakan Merdeka Belajar, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola akademik melalui sinergi antara unit akademik, program studi, dan gugus penjaminan mutu fakultas. Soliditas tim kerja dan orientasi pengabdian terhadap institusi, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan.
“Kalau sebelumnya bertumbuh mendunia, sekarang ber-ISI (Intellectuality, Spirituality, dan Integrity) mendunia,” jelasnya.
Rektor berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan secara serius, terbuka terhadap masukan, serta aktif berdiskusi dan berbagi praktik baik antarprogram studi. Ia menilai kualitas asesmen dan penyempurnaan RPS akan berdampak langsung pada mutu lulusan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Indrawati serta dimoderatori oleh Listiyani Siti Romlah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....