KAI Tanjungkarang Tutup 29 Perlintasan Liar Sepanjang 2025
- 16 Apr 2026 13:24 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional IV Tanjungkarang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan perlindungan masyarakat. Sepanjang tahun 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang telah menutup sebanyak 29 perlintasan liar di berbagai titik wilayah operasional.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam menekan potensi kecelakaan di jalur kereta api, mengingat perlintasan liar umumnya tidak dilengkapi rambu, penjagaan, maupun sistem pengamanan yang memadai.
Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional perkeretaapian.
“Penutupan perlintasan liar merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko yang kami lakukan secara berkelanjutan. Hal ini penting untuk melindungi perjalanan kereta api sekaligus keselamatan masyarakat. Kami mengimbau agar masyarakat tidak membuka akses perlintasan secara ilegal karena sangat berbahaya,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, KAI Divre IV Tanjungkarang mengedepankan sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan lainnya. Proses penutupan dilakukan melalui kajian dan evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan tingkat risiko serta kebutuhan akses masyarakat.
Selain penertiban fisik, KAI juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait keselamatan di perlintasan sebidang. Upaya tersebut dilakukan melalui kampanye keselamatan, penyuluhan langsung, hingga kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas di sekitar jalur rel.
KAI Divre IV Tanjungkarang juga terus melakukan pemetaan titik rawan serta evaluasi berkala sebagai bagian dari upaya penertiban perlintasan liar secara bertahap dan berkelanjutan.
Ke depan, perusahaan akan memperkuat langkah peningkatan keselamatan melalui pendekatan komprehensif, mulai dari penertiban infrastruktur, peningkatan sistem pengamanan, hingga penguatan edukasi publik.
Melalui berbagai upaya tersebut, PT Kereta Api Indonesia berharap dapat mewujudkan sistem transportasi perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan andal, sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab semua pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....