Sekda Tubaba Dorong ASN Sukseskan Program KUR Super Mikro "Tubaba Berdaya"

  • 15 Apr 2026 21:10 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Tulang Bawang Barat - Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iwan Mursalin, memberikan arahan dalam kegiatan pembekalan Credit Marketing Officer (CMO) Tubaba Berdaya terkait sosialisasi produk kredit PT Bank Lampung, di ruang rapat Bupati Tubaba, Selasa, 14 April 2026.

Sekda menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari jejaring opsi Program Nomor 3 Bupati, yakni Tubaba Berdaya, dengan target penyaluran Rp1 miliar per tiyuh yang akan dievaluasi langsung oleh Bupati.

“Kita perlu ikut terlibat dalam pemasaran program KUR Super Mikro ini untuk mensukseskan program unggulan Bupati. Syarat utama KUR adalah memiliki usaha, dan kita tentu mengetahui masyarakat di sekitar kita yang memiliki usaha,” ujarnya

Dia menyatakan peran aktif seluruh ASN untuk turut menjadi bagian dari pemasaran program tersebut. “Setelah kegiatan ini, kita semua menjadi marketing. Kita akan dinilai oleh Bupati sampai target program ini tercapai,” ucapnya.

Sekda berharap seluruh kepala organisasi perangkat daerah segera menyosialisasikan program ini kepada jajarannya. Ia juga menekankan pentingnya strategi memenuhi persyaratan perbankan tanpa melanggar ketentuan.

Kepala Kantor Cabang Bank Lampung Tubaba, Robizal, menyampaikan kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi terkait produk Bank Lampung dalam program Tubaba Berdaya.

Ia memaparkan realisasi penyaluran KUR Super Mikro di sembilan kecamatan:

  • Tulang Bawang Tengah: 88 debitur (Rp567 juta)
  • Tulang Bawang Udik: 31 debitur (Rp680 juta)
  • Tumijajar: 30 debitur (Rp680 juta)
  • Pagar Dewa: 1 debitur (Rp40 juta)
  • Gunung Agung: 36 debitur (Rp496 juta)
  • Lambu Kibang: 32 debitur (Rp332 juta)
  • Way Kenanga: 5 debitur (Rp54 juta)
  • Gunung Terang: 6 debitur (Rp60 juta)
  • Batu Putih: 25 debitur (Rp290 juta)

Robizal berharap penyaluran ini terus ditingkatkan untuk memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha masyarakat dan perekonomian Tubaba. Ia menjelaskan, KUR adalah kredit modal kerja dan investasi dari perbankan sebagai bagian program pemerintah, dengan keunggulan tanpa agunan dan tanpa biaya administrasi.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Untung Budiono, menambahkan bahwa peran ASN dalam program ini difokuskan pada sosialisasi, edukasi, serta pendataan calon debitur.

“ASN Tubaba membantu mensosialisasikan dan menghimpun data, dengan syarat usaha telah berjalan minimal enam bulan dan tidak memiliki kredit macet. Data yang dihimpun cukup sederhana, seperti NIK suami dan istri,” jelasnya.

Ia menegaskan setiap OPD diminta memetakan domisili ASN untuk mempermudah sosialisasi di wilayah tempat tinggal masing-masing. Sistem ini dinilai efisien tanpa mengurangi efektivitas, sekaligus mendukung program PHBC (Program Hasil Terbaik Cepat).

Dengan sinergi antara pemda, perbankan, dan ASN, Program Tubaba Berdaya melalui KUR Super Mikro diharapkan berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....