UIN Raden Intan Lampung Matangkan Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran
- 15 Apr 2026 08:40 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung terus mematangkan persiapan pendirian Fakultas Kedokteran (FK) menjelang visitasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektor lantai 8 Gedung Academic & Research Center serta Gedung Fakultas Kedokteran UIN RIL, Selasa, 14 April 2026.
FGD ini menjadi forum berbagi pengalaman sekaligus penguatan berbagai aspek penting, mulai dari tata kelola kurikulum, sumber daya manusia (SDM), hingga kesiapan sarana dan prasarana.
Dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hadir sejumlah pimpinan, di antaranya Din Wahid, Ahmad Zaki, serta jajaran wakil dekan dan kepala program studi kedokteran. Kehadiran mereka diharapkan memberikan masukan strategis dalam menghadapi proses visitasi.
Sementara dari UIN RIL, kegiatan dihadiri jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor I sekaligus Ketua Tim Asistensi Pendirian FK Andi Thahir, Wakil Rektor II Safari, dan Wakil Rektor III Bambang Budiwiranto, serta tim pendukung lainnya.
Rektor UIN RIL, Wan Jamaluddin, mengatakan kehadiran FK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai pembina merupakan dukungan besar dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran.
Menurutnya, pendirian FK UIN RIL merupakan bagian dari amanat Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2017–2035, sekaligus mendukung arah pembangunan nasional di sektor kesehatan.
Ia juga mengungkapkan sejumlah dukungan yang telah diterima, di antaranya hibah lahan seluas 50 hektare dari Pemerintah Provinsi Lampung, hibah gedung Klinik Pratama dua lantai, serta rencana pembangunan rumah sakit lima lantai dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.
“Dukungan ini sangat kuat untuk memastikan pelayanan dan pembelajaran kesehatan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Selain itu, UIN RIL juga telah menjalin kerja sama internasional dengan Tomsk State University Rusia, yang membuka peluang pengembangan di bidang sains, teknologi, hingga kedokteran.
Wan Jamaluddin menyatakan komitmennya untuk merealisasikan pendirian Fakultas Kedokteran, dengan tetap memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Kelembagaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Din Wahid, menyampaikan pendirian fakultas kedokteran merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa.
“Bangsa yang cerdas adalah bangsa yang sehat. Apa yang kita siapkan hari ini mungkin tidak instan, tetapi dalam 20 sampai 30 tahun ke depan akan terlihat hasilnya,” ujarnya.
Diskusi dalam FGD berlangsung intens, dengan fokus pada kesiapan pemenuhan borang Sistem Informasi Kelembagaan (SIAGA) sebagai bagian penting dalam proses penilaian.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara UIN RIL dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terkait pendampingan pendirian Fakultas Kedokteran.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung sarana dan prasarana Fakultas Kedokteran UIN RIL, sebagai langkah memastikan kesiapan menjelang visitasi dari kementerian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....