Pemerintah Pusat Perkuat Penanganan TBC di Lampung, Siapkan Anggaran Rp4,1 Triliun
- 14 Apr 2026 17:44 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Pemerintah pusat memperkuat upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Provinsi Lampung dengan menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp4,1 triliun.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dalam kegiatan Komitmen Percepatan Eliminasi TBC di Bandar Lampung, Selasa 14 April 2026.
Ia menegaskan, TBC menjadi salah satu prioritas nasional dalam program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Indonesia masih berada di peringkat kedua kasus TBC tertinggi di dunia. Karena itu, penanganannya harus diperkuat, baik dari sisi pengobatan maupun pencegahan,” ujarnya.
Di Kota Bandar Lampung sendiri, tercatat sekitar 4.300 kasus TBC pada tahun sebelumnya. Untuk menekan angka tersebut, pemerintah akan mengoptimalkan strategi penemuan kasus secara aktif melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Jika ada satu kasus, maka seluruh anggota keluarga harus diperiksa untuk memutus rantai penularan,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi masyarakat yang tinggal serumah dengan pasien, meskipun belum menunjukkan gejala.
Sebagai bentuk dukungan di lapangan, pemerintah akan memberikan insentif kepada sekitar 5.200 kader TBC di seluruh desa di Provinsi Lampung.
“Anggaran ini juga digunakan untuk pengadaan alat rontgen modern serta memastikan kader mendapatkan dukungan optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pengendalian penyakit menular.
Di tingkat daerah, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyatakan kesiapan pihaknya dalam menjalankan arahan pemerintah pusat.
“Kami siap menekan angka TBC melalui penguatan layanan kesehatan dan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, Kota Bandar Lampung didukung 31 puskesmas, 50 puskesmas pembantu, serta 126 pos layanan kesehatan untuk menunjang penanganan TBC di lapangan.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, diharapkan percepatan eliminasi TBC di Lampung dapat berjalan optimal dan berkelanjutan menuju target Indonesia bebas TBC.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....