Pemprov Lampung Catat Deflasi 0,88 Persen, Pengendalian Harga Dinilai Efektif

  • 13 Apr 2026 16:55 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Pemerintah Provinsi Lampung mencatatkan capaian positif dalam pengendalian inflasi dengan terjadinya deflasi sebesar 0,88 persen pada minggu kedua April 2026.

Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan diikuti secara virtual, Senin 13 April 2026.

Rapat tersebut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, bersama jajaran Forkopimda dan OPD terkait.

Bani mengatakan capaian deflasi menunjukkan efektivitas langkah pengendalian inflasi yang dilakukan selama ini.

“Deflasi ini menjadi indikator bahwa langkah pengendalian yang kita lakukan berjalan efektif, namun tetap perlu diantisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga di daerah tertentu,” ujarnya.

Berdasarkan data SP2KP, penurunan harga dipicu oleh komoditas seperti daging sapi, cabai rawit, dan daging ayam ras.

Meski demikian, Pemprov Lampung tetap mewaspadai kenaikan harga di beberapa wilayah seperti Kabupaten Tanggamus dan Pesawaran yang mencatat kenaikan IPH cukup tinggi.

“Kami terus memperkuat pemantauan harga harian dan distribusi pangan agar kestabilan harga tetap terjaga di seluruh kabupaten/kota,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Lampung mendorong pengembangan kawasan cabai seluas 300 hektare serta memperkuat distribusi pangan melalui penyaluran beras SPHP oleh Perum Bulog dan distribusi Minyakita.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....