Gubernur Lampung Paparkan Program Strategis di “Jabat Tangan Ride”

  • 12 Apr 2026 18:44 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan “Jabat Tangan Ride” yang digelar di Bun Kopi PKOR Way Halim, Minggu 12 April 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan komunitas motor serta pengemudi ojek online di Kota Bandar Lampung.

Di hadapan para peserta, Gubernur yang akrab disapa Iyay Mirza memaparkan sejumlah capaian strategis sekaligus rencana pembangunan Provinsi Lampung ke depan. Fokus pembahasan mencakup pembangunan infrastruktur hingga isu kesehatan masyarakat.

Menanggapi keluhan terkait jalan rusak, Mirza menjelaskan bahwa dari total sekitar 1.700 kilometer jalan provinsi, terdapat 300 hingga 380 kilometer yang menjadi prioritas perbaikan. Pemerintah Provinsi menargetkan pada tahun 2029 seluruh titik jalan berlubang dapat dituntaskan agar tidak menghambat mobilitas warga.

“Kita juga harus bersama-sama merubah persepsi bahwa Lampung itu tidak aman. Pemprov telah mendorong perbaikan jalan dan keamanan agar wisatawan nyaman. Jika persepsi ini berubah, insyaallah kunjungan ke Lampung akan meningkat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 ekonomi Lampung mengalami pertumbuhan signifikan, didorong oleh kenaikan harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong. Dampak pertumbuhan tersebut terlihat dari peningkatan penjualan kendaraan bermotor yang mencapai 20–30 persen pada awal tahun.

Menurutnya, strategi ini sejalan dengan visi nasional untuk memperkuat ekonomi dari desa. Pendapatan pajak dari pertumbuhan ekonomi tersebut kemudian dialokasikan kembali untuk pembiayaan pembangunan, termasuk perbaikan jalan di tahun 2026.

Dalam sektor kesehatan, Gubernur memberikan klarifikasi terkait meningkatnya angka HIV/AIDS di Bandar Lampung. Ia menegaskan bahwa kenaikan tersebut dipengaruhi oleh upaya pelacakan (tracking) yang lebih masif, serupa dengan metode penanganan COVID-19, sehingga kasus yang sebelumnya tersembunyi kini dapat terdeteksi.

“Semakin banyak dideteksi, semakin kita bisa melakukan tindakan preventif. Kami buka datanya agar masyarakat lebih waspada,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Komisi V DPRD Lampung, Puji Sartono, yang menyatakan dukungan legislatif terhadap berbagai program pemerintah daerah. Ia menyoroti program “Sekolah Rakyat” bagi anak kurang mampu serta pembangunan rumah sakit di wilayah Pesisir Barat guna mendekatkan akses layanan kesehatan, termasuk fasilitas hemodialisa.

Selain itu, Puji menekankan pentingnya peningkatan keterampilan masyarakat. Petani didorong untuk memiliki keahlian tambahan seperti mekanik alat pertanian, sementara lulusan SMA/SMK dibekali kemampuan vokasi agar memiliki daya saing tinggi di dunia kerja, termasuk sebagai pekerja migran profesional.

Menutup acara, Gubernur Mirza menyampaikan pesan kepada komunitas motor dan pengemudi ojek online sebagai garda terdepan sektor pariwisata. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan ke Lampung pada tahun 2025 mencapai 25 juta orang, melampaui beberapa daerah tujuan wisata populer.

“Kepada wisatawan, jangan hanya sampaikan keindahan pantai atau kuliner, tetapi juga ceritakan bahwa masyarakat Lampung itu ramah, baik, dan daerahnya aman,” pungkasnya.

Kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) tersebut berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan riders dari berbagai komunitas motor dan pengemudi ojek online di Bandar Lampung.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....