Lampung Bergerak Atasi Sampah, Kolaborasi Daerah dan Pusat Diperkuat
- 10 Apr 2026 20:45 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Persoalan sampah kini tak lagi dipandang sebagai isu sederhana di Provinsi Lampung. Dalam Rapat Pengelolaan Sampah Terpadu yang digelar di Kantor Gubernur Lampung, Jumat 10 April 2026, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat menegaskan komitmen bersama untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menilai bahwa kebersihan merupakan fondasi penting bagi kemajuan suatu daerah.
“Tidak ada peradaban yang maju tanpa didukung lingkungan yang bersih dan pengelolaan sampah yang baik,” ujarnya.
Dengan jumlah penduduk mencapai 9,5 juta jiwa, Lampung menghadapi tantangan besar berupa produksi sampah sekitar 4.700 ton per hari. Bahkan, di Kota Bandar Lampung saja, volume sampah menyentuh angka 1.200 ton per hari.
Lonjakan tersebut menjadi semakin krusial di tengah meningkatnya sektor pariwisata. Data menunjukkan kunjungan wisatawan ke Lampung terus meningkat, dari 19 juta orang pada 2024 menjadi 26 juta pada 2025, dan diperkirakan mencapai 30 juta pada 2026.
Menurut Gubernur Mirza, tanpa pengelolaan yang baik, sampah dapat menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata.
Rapat tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati, yang membawa mandat khusus untuk mendampingi Lampung dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah.
Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis karakteristik wilayah, mengingat setiap daerah memiliki tantangan berbeda.
Salah satu langkah yang tengah dikembangkan adalah program pengolahan sampah menjadi energi listrik, yang melibatkan beberapa daerah seperti Lampung Timur dan Lampung Selatan.
Selain itu, perbaikan sistem tempat pembuangan akhir (TPA) juga menjadi fokus, dengan mendorong peralihan dari metode open dumping ke controlled landfill secara bertahap.
Rosa juga menyoroti pentingnya dukungan pembiayaan dari berbagai sumber, termasuk keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami akan mendorong perusahaan-perusahaan di Lampung untuk berkontribusi dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta, Lampung diharapkan mampu menjadi bagian dari target besar Indonesia Bersih 100 persen, sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....