Gubernur Mirza: Idul Fitri Momentum Kebangkitan Bersama Membangun Lampung

  • 21 Mar 2026 10:20 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh masyarakat Lampung menjadikan momen Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum kebangkitan bersama untuk membangun daerah yang lebih baik.

Hal itu disampaikannya saat melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Raya Al-Bakrie, Sabtu, 21 Maret 2026. Dalam suasana penuh khidmat, Mirza menyampaikan pesan-pesan tentang makna fitrah dan pentingnya menjaga konsistensi kebaikan setelah bulan Ramadan berlalu.

Dia menyatakan Idul Fitri adalah momentum untuk kembali kepada fitrah, setelah sebulan penuh ditempa melalui ibadah puasa Ramadan.

"Idul Fitri adalah momentum kembali kepada fitrah. Setelah satu bulan penuh kita ditempa melalui ibadah di bulan Ramadan, menahan diri, mengendalikan hawa nafsu, juga belajar memperkuat keimanan dan memperbaiki diri," kata Mirza.

Dia juga menyebut kebenaran sejati tidak hanya diukur dari seberapa baik seseorang menjalankan ibadah puasa, tetapi bagaimana ia mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadan berlalu.

Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Al-Bakrie dalam momen pelaksanaan salat idul fitri 1447 hijriah. (Foto:Dok/Adpim)

"Hari ini adalah saatnya kita buktikan nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. Kebenaran sejati bukan hanya karena kita telah berpuasa dan berhenti di bulan Ramadan dengan baik, tapi setelah bulan Ramadan kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik, yang lebih taat, yang lebih jujur, yang lebih peduli, dan yang lebih bertanggung jawab," jelasnya.

"Semoga Allah SWT berikan kita kekuatan untuk taat setelah Ramadan ini, sama dengan ketaatan kita di bulan Ramadan," ujarnya, menambahkan.

Sebagai Gubernur Lampung, Mirza memandang Idul Fitri tidak hanya sebagai perayaan spiritual semata, tetapi juga sebagai momentum kebangkitan bersama.

"Kami memandang Idul Fitri bukan hanya sebagai perayaan spiritual, tapi juga sebagai momentum kebangkitan bersama. Kebangkitan kita untuk memperkuat persatuan, untuk mempererat silaturahmi, dan juga menyatukan langkah dalam pembangunan Lampung yang kita cintai," ucapnya.

Dia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Provinsi Lampung di berbagai sektor. Namun, potensi tersebut hanya akan menjadi kekuatan nyata jika dikelola dengan semangat kebersamaan.

"Provinsi Lampung memiliki potensi yang besar di semua sektor, namun potensi tersebut hanya akan menjadi kekuatan nyata apabila dilakukan dengan bergerak bersama, dengan semangat gotong royong dan kepercayaan satu sama lain," jelasnya.

Gubernur menekankan nilai-nilai yang diperoleh selama bulan Ramadan, seperti kesabaran, kedisiplinan, kejujuran, dan kepedulian, harus dijadikan fondasi dalam membangun tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kita jadikan fondasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, pelayanan publik yang lebih baik, serta ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan," paparnya.

Di hari yang fitri, dia mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk saling memaafkan dan meninggalkan segala perbedaan yang selama ini mungkin telah memecah persatuan.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat Lampung, mari kita jadikan semangat Idul Fitri ini sebagai energi bagi diri kita, bagi keluarga kita untuk membangun masa depan Lampung ke depan. Di hari yang suci ini, marilah kita saling memaafkan. Kita tinggalkan perbedaan-perbedaan yang telah memecah, dan kita keluar persatuan yang membangun," katanya, mengakhiri.

Dengan semangat Idul Fitri, Mirza berharap seluruh masyarakat Lampung dapat terus bergerak bersama membangun daerah yang lebih baik, dengan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan saling percaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....