Harmoni di Bulan Suci: Umat Hindu di Labuhan dalam Berbagi Takjil untuk Warga Muslim
- 10 Mar 2026 12:54 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Bulan Ramadan selalu menghadirkan cerita tentang kebersamaan dan toleransi. Di Kelurahan Labuhan Dalam, Kota Bandar Lampung, momen berbagi takjil tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, tetapi juga datang dari umat hindu.
Setiap pertengahan bulan puasa, warga Hindu di Labuhan Dalam menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Tradisi tahunan ini telah berlangsung secara rutin dan menjadi simbol nyata kerukunan antar umat beragama di wilayah tersebut.
Nyoman Naditiha Surya, seorang Pecalang atau petugas keamanan adat Hindu, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini sudah menjadi rutinitas tahunan.
"Terkait dengan kegiatan ini, ini rutinitas tahunan kami. Jadi setahun sekali kami mengadakan acara ini dibantu oleh Bankom, Linmas, Bhajra Shanti, dan Pecalang. Jadi ini mandiri," kata Nyoman kepada RRI, Selasa, 10 Maret 2026.

Dia menjelaskan ratusan paket takjil disiapkan dibagikan kepada masyarakat yang melintas maupun warga sekitar. "Kegiatan ini yang kami bagikan takjil itu ada minuman es, ada kue basah, somai. Jumlahnya lebih dari 200," ucapnya.
Yang menarik, kegiatan ini murni inisiatif mandiri dari komunitas Hindu setempat. Mereka bergotong royong menyiapkan makanan dan minuman untuk dibagikan kepada saudara-saudara Muslim yang sedang berpuasa.
"Kegiatan ini memang kami lakukan rutinitas setiap di pertengahan bulan puasa, jadi memang sudah rutinitas kami membagikan takjil di pertengahan puasa," jelas Nyoman.
Nyoman mengatakan melalui aksi ini ia juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk saling berbagi dan peduli.

I Komang Pasek Mahendra Wijaya, Wakil Ketua Muda Mudi Bhajra Shanti, juga berharap agar kegiatan ini dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia.
"Untuk kegiatan ini, saya berharap untuk semuanya, ini kegiatan setahun sekali. Jadi untuk semuanya jagalah kerukunan kita, jangan sampai kerukunan kita minus atau berkurang atau hilang. Jadi saya berharap semua di seluruh Indonesia menjaga kerukunan," ujarnya.
Komang menjelaskan bahwa menu takjil yang dibagikan merupakan hasil diskusi bersama teman-teman. "Menu takjil ini kami mandiri, diskusi juga sama teman-teman apa yang perlu dibuatkan untuk berbagi takjil," terangnya.
Aksi berbagi takjil yang dilakukan umat hindu ini mendapatkan respons positif dari pemerintah. Lurah Labuhan Dalam, Firdaus Oganda, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas inisiatif warganya yang terus menjaga toleransi dan kebersamaan.
“Saya bersyukur ya, berterima kasih karena umat Hindu di Kelurahan Labuan Dalam ini cukup bermasyarakat. Ya namanya kita satu kelurahan, apapun agamanya ya kita tetap satu," ujar Firdaus.
.webp)
Dia juga mengajak seluruh warga untuk terus menegakkan nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika di lingkungan Kelurahan Labuhan Dalam. "Ayo kita tegakkan Bhineka Tunggal Ika di Kelurahan Labuan Dalam ini. Kita saling asah, saling asih, saling bantu, saling mensupport apapun kegiatan, baik itu umat agama Hindu maupun umat agama Islam," ucap dia.
Firdaus berharap semangat gotong royong dan toleransi ini terus terjaga, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga di hari-hari biasa. "Jadi apapun kegiatan-kegiatan besar, ayo kita saling membantu, saling menjaga satu sama lain," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....