Tim Kemenkes Verifikasi Kesiapan Layanan Cuci Darah di RSUD Tubaba

  • 21 Feb 2026 07:44 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Tulang Bawang Barat – RSUD Tulang Bawang Barat menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan di aula rumah sakit, Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan ini dalam rangka penilaian kesesuaian perizinan berusaha layanan dialisis sebagai langkah strategis Pemkab Tubaba menghadirkan layanan cuci darah yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat.

Tim Verifikasi terdiri dari perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Turut hadir Tim Koordinator Wilayah PERNEFRI Lampung, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Lampung, serta Kepala BPJS Tubaba.

Ketua Tim Verifikator Perwakilan Kemenkes RI, Nur Zahrah, mengatakan pentingnya verifikasi lapangan dalam memastikan standar layanan terpenuhi.

"Kunjungan verifikasi ini bertujuan memastikan seluruh persyaratan perizinan layanan dialisis di RSUD Tubaba sesuai standar dan regulasi Kemenkes," kata dia.

Ia menambahkan, layanan dialisis termasuk kategori berisiko tinggi sehingga membutuhkan pengawasan ketat.

"Layanan dialisis atau cuci darah menyangkut keselamatan nyawa pasien, sehingga seluruh aspek harus diverifikasi menyeluruh," jelasnya.

Penilaian tidak hanya fokus pada kelengkapan administratif, tetapi juga kesiapan teknis di lapangan.

"Kami menilai kesiapan SDM, kompetensi tenaga kesehatan, kelayakan mesin dialisis, sistem water treatment, hingga tata kelola operasional yang mendukung keselamatan pasien," ujarnya.

Komitmen Pemkab Tubaba

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Tubaba, Eri Budi Santoso, mengatakan pengembangan layanan ini merupakan komitmen daerah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

"Pemerintah Kabupaten Tubaba berkomitmen penuh menghadirkan layanan dialisis di RSUD sebagai bentuk peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Eri Budi.

Ia berharap dengan hadirnya layanan dialisis, beban pasien dan keluarga dapat berkurang. "Dengan tersedianya layanan dialisis di RSUD Tubaba, kami harap akses semakin mudah, waktu tempuh lebih singkat, dan beban biaya maupun psikologis pasien dapat diminimalisir," ucapnya.

Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo, menyatakan kesiapan penuh menjalani verifikasi dan memenuhi rekomendasi tim penilai.

"Kami siap menjalani seluruh tahapan verifikasi secara terbuka dan akuntabel, serta menindaklanjuti setiap rekomendasi demi memastikan layanan dialisis segera beroperasi sesuai standar nasional," ujarnya.

Dengan verifikasi ini, diharapkan layanan dialisis di RSUD Tubaba dapat segera beroperasi secara resmi dan memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....