Menekraf Tegaskan Ekonomi Kreatif Pilar Pertumbuhan Nasional

  • 15 Feb 2026 21:03 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya menegaskan ekonomi kreatif akan menjadi pilar utama pertumbuhan nasional, termasuk di Provinsi Lampung. Penegasan tersebut disampaikan Menteri saat berdiskusi dengan pelaku ekonomi kreatif di El’s Coffee Roastery, Bandar Lampung, Minggu 15 Februari 2026, didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Dalam diskusi itu, Menteri menyampaikan pemerintah pusat saat ini tengah memperkuat arah kebijakan ekonomi kreatif melalui pembentukan kementerian khusus ekonomi kreatif di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut diharapkan mempercepat penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.

Menteri menjelaskan, pemerintah juga tengah mematangkan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (RINDEKRAF) untuk 20 tahun ke depan. Dalam rancangan terbaru, jumlah subsektor ekonomi kreatif akan bertambah dari 17 menjadi 21 subsektor, termasuk modifikasi otomotif, teknologi baru seperti AI dan blockchain, konten kreator, hingga voice over.

Selain penguatan subsektor, Menteri menekankan pentingnya hilirisasi di sektor kreatif. Menurutnya, hilirisasi tidak hanya relevan di sektor tambang, namun juga harus diterapkan di sektor kreatif agar produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar global.

“Hilirisasi bukan hanya soal tambang. Di sektor kreatif, hilirisasi berarti memperkuat film, musik, fashion, dan kuliner lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing global,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pelaku ekonomi kreatif di Lampung juga menyampaikan berbagai masukan, mulai dari akses pembiayaan, peningkatan kapasitas SDM, hingga perluasan jaringan pemasaran. Menteri menegaskan, pemerintah siap mendorong kolaborasi lintas sektor agar pelaku ekonomi kreatif daerah semakin berkembang.

Sebelumnya pada hari yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif bersama Gubernur Lampung menghadiri kegiatan Pelatihan Juru Masak Bersama Master (Masamo) Tahun 2026 di SPPG Rajabasa 3. Menteri mengapresiasi capaian Pemprov Lampung yang telah membangun 1.007 SPPG dengan jangkauan 2,7 juta penerima manfaat MBG.

Melalui dua agenda kunjungan tersebut, sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin kuat dalam menggerakkan program Makan Bergizi Gratis sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Lampung yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....