Menteri Ekraf Gandeng Chef Norman Ismail Latih Juru Masak SPPG Lampung

  • 15 Feb 2026 12:24 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar kegiatan Masak Bersama Master (Masamo) bersama Chef Norman Ismail yang dipusatkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rajabasa 3, Bandarlampung, Minggu, 15 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengelola dapur SPPG tidak hanya dalam menyajikan makanan bergizi, aman, dan berkualitas, namun juga lezat dan disukai oleh para penerima manfaat.

Kegiatan ini dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Anggota Komisi VII DPR RI, Rycko Menoza, Chef Norman Ismail dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain Kemenekraf, Yuke Sri Rahayu, mengatakan program Masamo merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat layanan pangan.

"Ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat layanan pangan, khususnya melalui peningkatan kapasitas dapur SPPG di Provinsi Lampung, melalui program masak bersama master atau Masamo," kata Yuke.

Dia menjelaskan program Masamo adalah bagian dari upaya fasilitasi dan pembinaan pengembangan usaha kreatif bidang kuliner. “Program ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha kreatif kuliner dalam meningkatkan kapasitas usahanya, khususnya dalam menghadirkan produk-produk kuliner baru yang berkualitas dan berdaya saing,” jelasnya.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, serta para pengelola dan juru masak SPPG atas kerja keras mereka.

"Pertama tentu saya ingin mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pak Gubernur Lampung, para kepala daerah, yang telah bekerja keras selama ini terutama dalam membangun SPPG berkolaborasi dengan para pengelola dan juru masak," ucapnya.

Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, saat memberikan sambutan di SPPG Rajabasa 3, Bandarlampung. (Foto:RRI/Galih Prihantoro).

Menekraf Teuku Riefky memaparkan progres nasional program makan bergizi gratis yang saat ini telah memiliki 21.897 unit SPPG dan melayani 65 juta orang. Ditargetkan pada tahun ini jumlah tersebut akan meningkat menjadi lebih dari 83 juta orang dengan 30.600 SPPG.

Dia juga mengapresiasi di Lampung yang saat ini telah ada sebanyak 1.007 SPPG yang melayani sekitar 2,7 juta penerima manfaat. Menurutnya program ini sejalan dengan tujuan presiden untuk meningkatkan gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

"Terkait dengan program Masamo, ini adalah bentuk kolaborasi bagaimana pemerintah, swasta, profesional seperti chef, dan para juru masak bersama-sama mendukung program prioritas Bapak Presiden dalam memajukan anak Indonesia," jelasnya.

Dia berharap dengan hadirnya program Makan Bergizi Gratis ekonomi terus berkembang, dan membuka lapangan kerja.

“Harapannya roda ekonomi bergerak, anak-anak semakin sehat dan kita harap di sini bangkitnya ekonomi mulai dari desa ke kabupaten, kota, provinsi dan tentunya nantinya nasional,” katanya, mengakhiri.

Kegiatan Masamo di Bandarlampung ini diikuti 50 perwakilan SPPG dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung. Para peserta mendapatkan pengajaran langsung dari Chef Norman Ismail mengenai kemampuan memasak dalam skala besar, serta pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip penting, di antaranya, keamanan pangan, higienitas dan sanitasi, pengelolaan dapur yang layak, serta pemahaman akan pentingnya penyajian makanan yang bergizi, seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....