Tongkol Jagung Disulap Jadi Briket Bernilai

  • 11 Feb 2026 15:08 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Limbah tongkol jagung di Desa Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, kini memiliki nilai tambah setelah diolah menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif. Inovasi ini menjadi solusi atas persoalan limbah pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Program pengolahan briket tersebut dilakukan melalui pendekatan teknologi sederhana yang mudah diterapkan warga. Tongkol jagung yang sebelumnya hanya dibuang atau dibakar, kini diproses menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Ketua Kelompok KKN 11, Armando Andika Putra Silaban, mengatakan pemanfaatan limbah jagung dilakukan dengan teknologi material tepat guna agar dapat direplikasi masyarakat secara mandiri.

“Tongkol jagung bukan sekadar limbah, tetapi bisa menjadi sumber energi alternatif jika diolah dengan teknologi yang tepat,” ujarnya,dilansir dari Itera, Rabu, 11 Februari 2026.

Sementara itu, masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada proses produksi briket, tetapi juga diberi pemahaman mengenai potensi ekonomi dari produk tersebut. Briket dinilai dapat menjadi bahan bakar alternatif untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.

Dirinya berharap inovasi tersebut, mendorong kemandirian energi desa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah pertanian secara produktif dan berkelanjutan.

Program pengolahan briket tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....