Tokoh NU Ajak Anak Muda untuk Rawat Toleransi
- 09 Feb 2026 14:47 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung- Peran tokoh agama dinilai penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Kota Bandarlampung. Nahdlatul Ulama (NU) disebut terus mengambil bagian dalam merawat toleransi melalui pendekatan keagamaan yang sejuk dan moderat.
Tokoh muda NU Lampung, Khoidir Bujung, menyampaikan toleransi merupakan nilai yang dianjurkan dalam Islam. Ia menilai kerukunan antar umat beragama perlu dijaga agar persatuan masyarakat tetap kuat.
Khoidir menyebut NU sejak awal berdiri mendorong pengembangan Islam yang membawa kedamaian. Menurutnya, ajaran Islam mengarahkan umat untuk memberi manfaat bagi semua kalangan.
"Dari kacamata anak muda, toleransi itu merupakan satu hal yang dianjurkan," ujar tokoh muda NU Lampung, Khoidir Bujung, Senin, 9 Februari 2026.
Ia menjelaskan persaudaraan dalam kehidupan sosial tidak hanya berlaku untuk sesama umat Islam. NU juga menanamkan nilai persaudaraan kebangsaan dan persaudaraan kemanusiaan sebagai dasar membangun hubungan yang rukun di tengah perbedaan keyakinan.
Konsep persaudaraan tersebut dikenal melalui tiga prinsip, yakni Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariyah. Khoidir menilai prinsip ini menjadi pegangan penting untuk menjaga persatuan masyarakat di tengah perbedaan.
Ia menekankan kesadaran menjaga harmonis perlu dirawat dari lingkungan terkecil, termasuk ruang pergaulan anak muda. Menurutnya, generasi muda memiliki peran besar menjaga komunikasi, saling menghargai, serta mencegah provokasi yang memecah persatuan.
"Persaudaraan ini harus menjadi kesadaran bersama dan terus kita rajut," kata Khoidir Bujung.
Khoidir menambahkan NU terus mendorong penguatan toleransi melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan kebangsaan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Ia berharap kerukunan tidak berhenti sebagai slogan, namun benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....