Investasi Rp600 Miliar, PTPN I Bangun Industri Ayam

  • 06 Feb 2026 20:44 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Selatan: PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 7 memulai langkah strategis pengembangan industri peternakan melalui groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kebun Kedaton Trikora, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat 6 Februari 2026. Program ini digagas sebagai bagian dari penguatan peran PTPN I Regional 7 dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong ekonomi daerah berbasis nilai tambah.

Kegiatan groundbreaking di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7 dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang mewakili Gubernur Lampung, Direktur Pakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Tri Melasari, serta Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyatakan, pengembangan industri ayam terintegrasi di Regional 7 menjadi tonggak penting dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Ia menegaskan, PTPN I tidak hanya fokus pada komoditas perkebunan, tetapi juga memperluas kontribusi melalui pembangunan ekosistem pangan strategis.

“Nilai investasi groundbreaking di Lampung sekitar Rp600 miliar untuk membangun fasilitas Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), cold storage, dan pabrik pakan tahap pertama,” ujar Teddy. Ia menambahkan, pembangunan tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan industri pakan, hatchery, serta parent stock untuk ayam layer dan broiler agar rantai produksi semakin kuat dan mandiri.

Melalui kawasan industri ternak ayam terpadu di Trikora, PTPN I Regional 7 memproyeksikan produksi hingga 5.760 ton daging ayam karkas per tahun untuk memenuhi kebutuhan protein di Sumatera. Teddy optimistis proyek ini akan memperkuat rantai pasok dari hulu hingga hilir, membuka peluang kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung melalui industri berbasis pengolahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....