Pengelolaan Mandiri Kurangi Volume Sampah di Lampung
- 06 Feb 2026 11:55 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Persoalan sampah di Lampung dinilai perlu ditangani dari sumbernya, terutama dari rumah tangga. Pemilahan sampah organik dan anorganik disebut menjadi langkah sederhana yang dapat mengurangi timbulan sampah harian.
Manajer Advokasi dan Kajian Mitra Bentala Lampung, Mashabi, mengatakan sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbesar volume sampah. Menurutnya, jika masyarakat membiasakan memilah sampah sejak awal, maka beban tempat pembuangan akhir (TPA) dapat ditekan.
Mashabi menjelaskan, sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos untuk kebutuhan rumah tangga maupun lingkungan sekitar. Sementara sampah anorganik dapat dipilah untuk didaur ulang menjadi berbagai produk bernilai guna.
“Kita berharap masyarakat secara mandiri melakukan pemilahan, sehingga terjadi pemilahan organik dan anorganik. Kalau sudah dilakukan dari sumbernya, maka yang dibuang ke TPA itu sedikit sekali,” ujar Mashabi, Jumat 6 Februari 2026.
Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah perlu terus dilakukan dalam berbagai kegiatan di lingkungan warga. Menurutnya, kesadaran masyarakat akan terbentuk jika kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dibangun secara konsisten.
Selain edukasi, Mitra Bentala juga mendorong penguatan bank sampah sebagai salah satu bentuk inisiatif pengurangan volume sampah. Mashabi menyebut, bank sampah pernah dijalankan di beberapa wilayah Bandar Lampung seperti Panjang Utara, Panjang Selatan, serta kawasan Tanjung Karang.
Ia menilai upaya pengelolaan sampah akan berjalan lebih optimal jika mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar inisiatif masyarakat dapat berkembang dan memberi manfaat berkelanjutan bagi lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....