Polres Pringsewu Gencarkan Patroli dan Edukasi
- 04 Feb 2026 20:56 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Tingginya angka pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Pringsewu mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pringsewu meningkatkan intensitas patroli serta edukasi kepada masyarakat. Dalam tiga hari pelaksanaan Operasi Keselamatan, petugas mencatat sedikitnya 510 pelanggaran lalu lintas.
Mayoritas pelanggaran tersebut merupakan pelanggaran kasat mata, seperti pengendara tidak mengenakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan sabuk keselamatan, hingga penggunaan knalpot brong. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Keselamatan Polres Pringsewu menggelar patroli lalu lintas di sepanjang Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinsum), Rabu 4 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Patroli difokuskan pada titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, serta menyasar jam-jam rawan, terutama saat waktu berangkat dan pulang sekolah maupun jam aktivitas kerja.
Selain patroli, petugas juga mengintensifkan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas melalui tatap muka langsung dengan warga serta pembagian brosur keselamatan berkendara. Materi edukasi meliputi pentingnya penggunaan helm, sabuk pengaman, serta kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Keselamatan guna meningkatkan disiplin masyarakat serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Pringsewu.
“Melihat masih tingginya pelanggaran, kami mengedepankan pendekatan edukatif agar kesadaran masyarakat meningkat. Harapannya, pelanggaran dan kecelakaan bisa ditekan,” ujar Iptu Kadek mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra.
Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan dan budaya, bukan semata-mata karena adanya petugas di lapangan. Menurutnya, banyak kecelakaan berawal dari pelanggaran kecil yang kerap dianggap sepele.
“Jangan menunggu kecelakaan baru sadar pentingnya keselamatan. Gunakan helm, sabuk pengaman, dan patuhi rambu serta batas kecepatan,” katanya.
Iptu Kadek juga mengingatkan peran orang tua dalam mengawasi anak-anak yang sudah berkendara ke sekolah. Ia menilai peran keluarga sangat penting untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini.
“Kami mengajak masyarakat menjadi pelopor keselamatan. Jika semua disiplin, kecelakaan bisa ditekan dan seluruh pengguna jalan dapat selamat sampai tujuan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....