Korban Jatuh dari KM Doa Ibu Ditemukan
- 02 Feb 2026 10:19 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Timur: Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan kapal Man Over Board (MOB) atas nama Santika (37), yang terjatuh dari KM Doa Ibu di perairan Sekopong, Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, resmi dihentikan pada Minggu 1 Februari 2026. Penghentian operasi dilakukan setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima informasi dari Kantor SAR Banten melalui Unit Siaga SAR Pandeglang terkait penemuan jenazah di sekitar perairan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Jenazah ditemukan pada titik koordinat 6°28'20.1" Lintang Selatan dan 105°43'21.5" Bujur Timur.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat dan selanjutnya dievakuasi ke Pos Polairud Panimbang untuk penanganan lebih lanjut.
Dantim Pos SAR Bakauheni, Restu Abdila, dalam keterangannya menjelaskan, operasi pencarian dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah dan dilaksanakan secara bertahap sesuai prosedur operasi SAR.
“Pencarian dilakukan selama enam hari dengan pembagian sektor berdasarkan SAR Map Prediction. Tim SAR gabungan telah berupaya maksimal melalui penyisiran laut serta koordinasi dengan wilayah Banten hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujar Restu, Senin 2 Februari 2026.
Setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim SAR Banten bersama pihak keluarga, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Santika, warga Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Selanjutnya, korban diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Operasi SAR ini melibatkan Kantor SAR Lampung, Kantor SAR Banten, unsur Polairud, TNI Angkatan Laut, nelayan, serta keluarga korban, dengan dukungan sejumlah alutsista laut dan darat.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Basarnas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang telah terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....