Pupuk Cair dari Sampah Dukung Pertanian Ramah Lingkungan

  • 28 Jan 2026 11:12 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Selatan - Sampah organik rumah tangga dan pasar di Desa Margorejo mulai dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Langkah ini dinilai membantu mengurangi timbunan limbah sekaligus mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Pemanfaatan limbah menjadi pupuk cair memberi alternatif baru bagi warga dalam mengelola sampah sehari-hari. Cara ini membantu menekan risiko pencemaran yang kerap muncul dari sampah organik yang dibiarkan menumpuk.

“Kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pengelolaan limbah organik dengan metode yang praktis dan efisien,” ujar pemateri dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Jurusan Kimia Unila, Dr. Syaiful Bahri, Senin, 28 Januari 2026.

Teknologi Aqua Plus digunakan untuk mempercepat proses pengolahan sampah organik tanpa fermentasi panjang. Metode ini membuat produksi pupuk cair lebih mudah diterapkan oleh masyarakat.

Pada praktik lapangan, warga diperlihatkan proses pembuatan lindi dari sayuran dan buah busuk yang dihancurkan. Cairan tersebut kemudian diolah menjadi pupuk organik cair yang siap digunakan untuk tanaman.

“Masyarakat sangat antusias mengikuti demonstrasi pembuatan pupuk organik cair ini,” ujarnya, menambahkan.

Hasil pupuk cair yang dihasilkan dapat membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan ketersediaan nutrisi. Warga berharap cara ini bisa diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih dan pertanian sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....