Strategi Pemprov Lampung Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

  • 28 Jan 2026 09:31 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan langkah konkret untuk menekan potensi kenaikan harga pangan menjelang Ramadan 2026. Salah satu upaya yang didorong adalah pelaksanaan pasar murah di berbagai wilayah kabupaten dan kota.

Pasar murah dinilai menjadi instrumen efektif untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga di bawah pasar.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi selama Ramadan.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, mengatakan pemerintah mendorong kabupaten dan kota aktif menggelar pasar murah sesuai kondisi wilayah masing-masing. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengendalian harga pangan.

“Pemerintah provinsi terus mendorong kabupaten dan kota untuk melaksanakan pasar murah di wilayahnya sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujar Zimmi kepada RRI, Rabu 28 Januari 2026.

Selain pasar murah, pemantauan harga dan stok pangan di pasar tradisional juga terus dilakukan secara rutin. Pemerintah bekerja sama dengan TPID dan Satgas Pangan untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap harga pangan tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga selama Ramadan. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku pasar dinilai menjadi kunci menjaga kondisi ekonomi tetap kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....