Peran Orang Tua Penting Hadapi Ancaman Narkoba Liquid

  • 27 Jan 2026 16:35 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemberdayaan perempuan dinilai menjadi kunci penting dalam melawan stigma narkoba di lingkungan keluarga dan masyarakat. Terlebih di tengah maraknya peredaran narkoba jenis cair atau liquid yang kini semakin mudah diakses dan sulit dikenali.

Direktur Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak (LPHPA), Toni Fisher, menegaskan bahwa peran orang tua, khususnya ibu, sangat menentukan dalam upaya pencegahan narkoba sejak dini. Menurutnya, ibu memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan anak dan anggota keluarga lainnya.

“Peran ibu sangat strategis, bukan hanya dalam pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi yang terbuka di dalam keluarga. Banyak kasus narkoba terlambat terdeteksi karena kurangnya dialog antara orang tua dan anak,” ujar Toni Fisher.

Ia juga menyoroti masih kuatnya stigma terhadap keluarga yang terdampak narkoba. Kondisi tersebut kerap membuat ibu dan perempuan merasa takut untuk melapor atau mencari bantuan. Padahal, stigma justru memperburuk situasi dan menghambat proses pemulihan.

Ancaman narkoba kini semakin kompleks dengan munculnya narkoba liquid yang kerap disamarkan dalam bentuk cairan rokok elektrik atau minuman. Bentuknya yang tidak mencolok membuat orang tua sering kali lengah terhadap bahaya yang mengintai anak-anak dan remaja.

Melalui program pemberdayaan perempuan, LPHPA mendorong agar para ibu dibekali edukasi tentang jenis-jenis narkoba terbaru, tanda-tanda penyalahgunaan, serta cara menghadapi tekanan sosial akibat stigma. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga.

Toni Fisher menambahkan, pemberdayaan perempuan bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga pengakuan bahwa perempuan adalah agen utama perubahan sosial. “Ketika ibu berdaya, keluarga akan lebih kuat melawan narkoba dan stigma yang menyertainya,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....