Cara Menanam Ubi Jalar Agar Berbuah dengan Maksimal

  • 26 Jan 2026 14:58 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung -Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengembangkan galur ubi jalar unggul Polinela-1 dan Polinela-2 melalui riset terapan sejak 2018. Tahapan riset melibatkan mahasiswa mulai dari seleksi tanam hingga uji multilokasi untuk menghasilkan galur berdaya hasil tinggi.

Ubi jalar menjadi salah satu tanaman unggul yang mudah dibudidayakan di Indonesia. Dengan perawatan sederhana dan lokasi tanam yang tepat, tanaman ini dapat menghasilkan umbi yang melimpah dan bernilai ekonomis.

“Setiap tahapan riset melibatkan mahasiswa, sehingga mereka mendapatkan pengalaman lapangan dan kompetensi yang siap diterapkan di dunia pertanian,” ujar Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, Senin, 26 Januari 2026

Ubi jalar dapat ditanam menggunakan stek pucuk atau tunas umbi, dengan stek pucuk lebih cepat berbuah dan kualitas bibit terjamin. Stek batang ditanam dengan membenamkan sekitar 2/3 bagian ke tanah, dalam bedengan dua baris dengan jarak antar tanaman 30 cm dan antar baris 40 cm.

Tanaman ubi jalar membutuhkan paparan sinar matahari cukup sekitar 11-12 jam sehari agar tumbuh optimal. Penyiraman rutin setiap dua minggu sudah mencukupi karena ubi jalar relatif tahan kekeringan.

Pemeliharaan rutin meliputi pengecekan tanaman 2-3 minggu setelah tanam untuk memastikan kesuburan dan pertumbuhan. Penyiangan gulma juga dianjurkan agar tanaman tidak terganggu dan umbi berkembang maksimal.

Pemanenan ubi jalar dilakukan 3,5-4 bulan setelah tanam dengan memperhatikan cuaca. Panen sebaiknya dilakukan maksimal 7 hari setelah hujan deras untuk mencegah umbi membusuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....