Aturan Asrama Sekolah Rakyat Bentuk Disiplin Siswa

  • 26 Jan 2026 11:27 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pola kehidupan berasrama diterapkan untuk membentuk kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 Lampung Selatan. Setiap aktivitas harian disusun terjadwal agar siswa terbiasa hidup tertib dan bertanggung jawab.

Pengasuh asrama Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 Lampung Selatan, Anasary Zubaidi, menjelaskan aturan dibuat untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan dan pengawasan. Anak tetap diberi ruang beraktivitas dengan batasan yang jelas.

Setelah pulang sekolah, siswa wajib mengikuti alur kegiatan asrama. Aktivitas dimulai dari mandi, ibadah, hingga program pembinaan yang sudah dijadwalkan.

“Kami tidak membebaskan anak sepenuhnya, tapi juga tidak menekan. Semua ada aturannya supaya mereka terbiasa hidup terarah dan aman,” ujar Anasary Zubaidi, Senin 26 Januari 2026.

Menurut Anasary Zubaidi, aturan juga bertujuan mencegah siswa berkeliaran di luar lingkungan asrama. Setiap izin keluar harus jelas tujuan, pendamping, dan durasinya.

Penerapan aturan dibarengi dengan pendekatan persuasif agar siswa memahami alasan di balik setiap kebijakan. Dengan cara ini, disiplin tumbuh dari kesadaran, bukan paksaan.

Pengelola berharap sistem asrama mampu membentuk karakter mandiri dan bertanggung jawab. Lingkungan yang tertib dinilai penting untuk mendukung proses pendidikan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....